Jumat, 3 Februari 23

Pengamat: Suara Trump Unggul, Menekan Perdagangan Saham Asia

Pengamat: Suara Trump Unggul, Menekan Perdagangan Saham Asia
* Donald Trump.

Jakarta, Obsessionnews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Rabu (9/11/2016) bergerak fluktuatif seiring fokus pasar pada hasil perhitungan suara pemilihan presiden (pilpres) di Amerika Serikat (AS).

Pengamat pasar modal, David Sutyanto, mengungkapkan posisi Trump yang memimpin perolehan suara atas Hillary Clinton telah menekan perdagangan saham di pasar Asia kemarin. Termasuk imbasnya ke perdagangan saham di Indonesia.

“IHSG kemarin di sesi pertama sempat tutup di 5358,197 atau melemah 112,484 poin (2,06%) sebelum akhirnya koreksi membaik di sesi dua, setelah Trump dipastikan menang atas Hilary Clinton. IHSG akhirnya tutup koreksi 56,360 poin (1,03%) di 5414,321,” jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Kamis (10/11/2016) pagi.

Tak hanya itu, nilai tukar rupiah kemarin sempat melemah hingga hampir Rp13190 sebelum tutup di Rp13127 di sesi sore. Sementara harga emas kemarin siang sempat melonjak 4,5% di pasar Asia ke USD1333,56/t.oz merespon keunggulan Trump.

“Di tengah koreksi sejumlah saham unggulan, aksi beli selektif mewarnai saham pertambangan logam, baja, dan sebagian saham batubara,” tuturnya.

Pelaku pasar juga berspekulasi atas saham grup MNC menyusul terpilihnya Trump sebagai Presiden AS. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.