Selasa, 27 September 22

Pemerintah Pulihkan Ekonomi Nasional Lewat UMKM, John Kosasih: Ini Langkah yang Tepat

Pemerintah Pulihkan Ekonomi Nasional Lewat UMKM, John Kosasih: Ini Langkah yang Tepat
* Direktur BCA John Kosasih saat menyampaikan paparannya di acara Indonesian CEO Talk. (Foto: ARH/obsessionnews)

Obsessionnews.com – Direktur Bank Central Asia (BCA) John Kosasih menyampaikan, seluruh total pengusaha di Indonesia sekitar 65 juta. Sekitar 99% itu adalah masuk kategori usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“UMKM itu adalah terdiri dari mikro kecil dan menengah, omsetnya di bawah 50 miliar. Kalau yang mikro itu di bawah 2 miliar dalam satu tahun. Kemudian yang kecil itu antara 2 sampai 15 miliar. Kemudian menengah itu 15 sampai 50 miliar,” ujar Jhon dalam paparannya di acara Indonesian CEO Talk, Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Teten Masduki: Pemerintah Terus Mendorong Perluasan Pasar dan Digitalisasi bagi UMKM

Dia mengungkapkan, yang menarik di sini adalah UMKM tersebut rupanya menyerap 97% tenaga kerja di Indonesia dan memberikan kontribusi terhadap PDB di Indonesia, itu kurang lebih sekitar 60 sampai 61%.

“Jadi Luar biasa ini ya kalau dibilang di Indonesia ini rupanya UMKM di Indonesia fokusnya adalah di perkebunan, pertanian dan juga perikanan. Jadi memang fokusnya lebih banyak di sana disusul dengan yang namanya perdagangan, penyediaan akomodasi, restoran dan lain sebagainya,” ucapnya.

Dia menambahkan, jadi perdagangan ini merupakan salah satu top daripada UMKM sektor di Indonesia. Menurut dia, kalau pemerintah fokus kepada yang namanya UMKM dalam pemulihan ekonomi nasional, ini adalah langkah yang paling tepat.

“Karena UMKM itu menyerap 97% tenaga kerja, UMKM juga memberikan kontribusi PDB sekitar 60 sampai 61%,” tambahnya.

Baca juga: Usamah Hisyam Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Bangkitkan Ekonomi Nasional

Tercatat di BCA, antara indeks transaksi bisnis dan indeks transaksi belanja dibandingkan sebelum Covid-19 dan juga selama Covid-19, kalau diperhatikan indeks transaksi bisnis dan indeks transaksi belanja begitu ada yang namanya pembatasan mobilitas masyarakat maka langsung kelihatan sekali bahwa yang namanya indeks transaksi bisnis dan indeks transaksi belanja itu langsung mengalami drop atau penurunan.

“Pemerintah, dengan adanya Booster ini luar biasa, kita patut memberikan apresiasi dengan berjalannya waktu maka naik terus. Yang namanya indeks transaksi belanja dan indeks transaksi bisnis. Bahkan sekarang sudah jauh di atas,” tuturnya

Kalau diperhatikan, kata Jhon, kini mall dan jalan tol sudah mulai ramai. “Kalau dulu jalan tol sepi bahkan mungkin bisa jalan kaki di tengah-tengah jalan tol itu. Karena enggak ada yang lewat. Ini luar biasa sekarang sudah kembali,” ucapnya.

“Baik transaksi bisnis untuk investasi bisnis maupun indeks transaksi belanja,” tambahnya.

Menurut dia,membaiknya penanganan terhadap pandemi Covid-19 ini tentu saja memperkuat optimisme masyarakat.

“Kalau kita perhatikan lagi-lagi di sini ya, keyakinan konsumen pun juga sudah back to normal ya enggak hanya kegiatan aktivitas, tapi keyakinan dari konsumen itu juga penting sekali,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.