Sabtu, 1 Oktober 22

Pegadaian Targetkan Laba Rp 2,5 Triliun

Jakarta, Obsessionnews.comKeputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang memilih Riswinandi sebagai Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) sangatlah tepat. Di bawah kendali kepemimpinan Riswinandi laba Pegadaian terus meningkat.

Riswinandi mengatakan, Pegadaian yang merupakan bagian dari badan usaha milik negara (BUMN) mempunyai misi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, produk dan layanan Pegadaian dibuat dalam rangka memberikan solusi keuangan kepada masyarakat guna mengatasi berbagai kebutuhan keuangan. Dalam bisnisnya, Pegadaian memberikan pelayanan melalui tiga lini usaha, yakni bisnis pembiayaan berbasis gadai dan fidusia, bisnis emas, dan bisnis aneka jasa meliputi jasa multi pembayaran dan pengiriman uang.

“Jadi Pegadaian memberi solusi kepada masyarakat yang memerlukan kebutuhan dana, menyediakan sarana investasi yang kelebihan dana dalam bentuk emas, dan mempercepat akses transaksi keuangan,” ujarnya.

Sepanjang 2016 Pegadaian  telah berhasil membukukan laba sebesar Rp 2,2 triliun atau tumbuh 15,2% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,9 triliun. Kenaikan laba tersebut didukung kinerja keuangan perseroan yang mencatatkan hasil positif, baik dari sisi aset maupun outstanding pinjaman.

Kinerja perusahaan pada 2016 lalu menorehkan pencapaian yang menggembirakan. Dari sisi kinerja keuangan, secara Year on Year (YoY) pertumbuhan aset Pegadaian mencapai 20%.

Pada 2015 total aset tercatat Rp 39,1 triliun, lalu meningkat menjadi Rp 46,9 triliun pada akhir 2016 . Jadi pendapatan usaha Pegadaian pada 2016 tumbuh 8,7% menjadi Rp 9,7 triliun dari tahun sebelumnya Rp 8,9 triliun.

Kinerja operasional Pegadaian sepanjang tahun lalu sesuai dengan harapan perseroan. Tahun lalu bisnis gadai, baik konvensional maupun syariah berhasil membukukan total outstanding loan (OSL) sebesar Rp 35,4 triliun, tumbuh 14,5% dibandingkan pada 2015 yang mencapai Rp 30,9 triliun.

Rinciannya, OSL pada 2016 terdiri atas gadai konvensional sebesar Rp 27,3 triliun (78,9%), dan gadai syariah Rp 3,5 triliun (10,2%). Adapun OSL dari bisnis nongadai mencapai Rp 3,7 triliun (10,9%). Sedangkan pada tahun 2017 Pegadaian menargetkan untung sebesar Rp 2,5 triliun.

Penyumbang laba tertinggi pada 2017 ditargetkan masih dari sisi pinjaman yang diberikan perusahaan kepada konsumennya.

Tahun 2017 Pegadaian menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp 40,5 triliun. Target ini meningkat jika dibandingkan pencapaian sepanjang 2016 sebesar Rp 35,5 triliun. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.