Kamis, 9 Desember 21

PBNU Nilai Menteri Yaqut Tidak Bijaksana Tentang Kemenag Hadiah untuk NU

PBNU Nilai Menteri Yaqut Tidak Bijaksana Tentang Kemenag Hadiah untuk NU
* Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, obsessionnews com Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tidak bijaksana tentang Kementerian Agama (Kemenag) adalah hadiah negara untuk NU.

 

Baca juga: Menghebohkan! Menteri Yaqut Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

 

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini dalam keterangan tertulis, Minggu (24/10/2021).

Helmy menuturkan, Kemenag bukan hanya milik umat Islam ataupun warga NU. Dia berpendapat semua kelompok berperan dalam pendirian bangsa Indonesia.

“Pernyataan Pak Menteri Agama tentu itu hak beliau meski saya pribadi dapat menyatakan bahwa komentar tersebut tidak pas dan kurang bijaksana dalam perspektif membangun spirit kenegarawanan,” kata Helmy.

Ia menegaskan NU tak berambisi menguasai Kemenag. NU berprinsip siapa pun boleh memimpin asal membawa kemaslahatan dan kesejahteraan.

Dia memahami NU berperan besar dalam penghapusan tujuh kata Piagam Jakarta. Namun, hal itu tidak serta-merta membuat NU boleh bertindak sesukanya.

“Tidak berarti NU boleh semena-mena berkuasa atas Kementerian Agama ataupun merasa ada hak khusus,” ucap Helmy.

Sebelumnya Yaqut mengundang kritik karena menyatakan Kemenag adalah hadiah negara untuk NU. Ia mengaitkan hal itu dengan peran perwakilan NU, Wahab Chasbullah, dalam mendamaikan tokoh-tokoh bangsa saat penghapusan tujuh kata Piagam Jakarta.

“Kemenag itu hadiah untuk NU, bukan umat Islam secara umum, tapi spesifik untuk NU. Saya rasa wajar kalau sekarang NU memanfaatkan banyak peluang di Kemenag karena hadiahnya untuk NU,” ungkap politikus PKB itu, disiarkan kanal YouTube TVNU Rabu (20/10/2021). (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.