Senin, 18 Oktober 21

Paus Heran Para Kardinal Katolik Tolak Divaksinasi Meski Terpapar Covid-19

Paus Heran Para Kardinal Katolik Tolak Divaksinasi Meski Terpapar Covid-19
* Paus Fransiskus saat jumpa pers di pesawat. (EPA/BBC)

Kardinal Katolik enggan divaksinasi, padahal dirawat di RS akibat terpapar Covid-19. Pemimpin Katolik Paus Fransiskus pun merasa heran dan mengatakan ‘Inilah ironi dalam hidup’.

Paus Fransiskus mengaku tidak habis pikir mengapa beberapa kardinal dalam Gereja Katolik enggan disuntik vaksin Covid-19.

“Ini sedikit aneh karena manusia punya sejarah pertemanan dengan vaksin,” kata Paus Fransiskus kepada para wartawan dalam penerbangan dari Slowakia ke Italia.

Paus Fransiskus telah divaksinasi dan mendorong khalayak untuk menerima suntikan vaksin “demi kebaikan bersama”.

Dia mengungkap bahwa ada seorang kardinal yang ditangani di unit perawatan intensif akibat Covid-19.

Paus Fransiskus tidak menyebutkan identitas orang tersebut, namun Kardinal Amerika Serikat Raymond Burke yang dikenal konservatif, baru-baru ini dirawat di rumah sakit akibat terpapar virus corona. Bahkan pernapasan Kardinal Burke dibantu ventilator selama berhari-hari.

Belum jelas apakah Kardinal Burke divaksinasi atau tidak, namun beberapa waktu lalu dia bersikap kritis terhadap vaksinasi.

“Bahkan di antara para kardinal, ada beberapa penyangkal vaksin,” jelas Paus kepada para wartawan di dalam pesawat. “Namun, salah seorang dari mereka, kasihan dia, telah dirawat di rumah sakit akibat virus [corona]. Inilah ironi dalam hidup.”

Dia menambahkan, hampir semua orang di Vatikan telah divaksinasi dan pihaknya telah “mengkaji bagaimana membantu” mereka yang enggan divaksinasi.

“Saat masih anak-anak [kita semua divaksinasi] untuk melawan penyakit cacar, polio—semua anak divaksinasi dan tidak ada seorang pun berkata apa-apa,” cetusnya.

Meski demikian, Paus Fransiskus mengakui bahwa ada sejumlah perdebatan mengenai vaksin yang dapat meningkatkan ketakutan dan ketidakpastian mengenai vaksinasi. Menanggapi hal ini, dia berkata bawa “kami harus mengklarifikasi dan berbicara dengan tenang”.

Sejumlah pemuka agama, khususnya di Amerika Serikat, meyakini umat Katolik harus diizinkan untuk punya pilihan menolak vaksin Covid-19 atas alasan keagamaan.

Akan tetapi, Paus Fransiskus tidak sepakat dengan anggapan tersebut. Dia menegaskan vaksin “dapat diterima secara moral” dan bisa dipakai “dengan kesadaran penuh”. (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.