Sabtu, 25 Januari 20

Parekraf Jadi Sumber Kesejahteraan Masyarakat, Ini Tiga Target Kemenparekraf

Parekraf Jadi Sumber Kesejahteraan Masyarakat, Ini Tiga Target Kemenparekraf
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio (kiri). (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) bertekad mewujudkan tiga target dari kolaborasi dua sektor yakni pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Dari keterangan tertulis yang diterima obsessionnews.com pada Rabu (6/11/2019), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menyebutkan, tiga target yang dimaksud, yakni pariwisata sebagai penghasil devisa nomor satu di tanah air, produk ekonomi kreatif Indonesia menjadi terbaik di kawasan ASEAN, dan menjadikan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sumber kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif akan menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat secara berkelanjutan atau sustainable source welfare,” ujar Wishnutama.

Pria kelahiran Jayapura, 4 Mei 1970 ini menjelaskan, menyatunya kembali pariwisata dan ekonomi kreatif dalam satu kementerian, yakni Kemenparekraf menjadi kekuatan tersendiri, karena kedua bidang tersebut saling mendukung.

“Ke depan pariwisata akan jauh lebih maju manakala didukung bidang kreatif atau sebaliknya,” kata Wishnutama.

Dia mencontohkan, Kota Ambon, Maluku, misalnya. Kota ini ditetapkan sebagai Kota Musik akan sangat maju apabila didukung dengan infrastruktur, ekosistem pariwisata di antaranya dengan menciptakan event-event yang kreatif sehingga mendatangkan banyak wisatawan ke Ambon.

Menurut salah satu pendiri NET Mediatama Televisi ini, event pariwisata dan ekonomi kreatif, keduanya saling mendukung sehingga ke depan di antara banyak event pariwisata yang ada di tanah air akan dipilih, kemudian dipoles dengan kreativitas sehingga menjadi event spektakuler yang akan mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Kreativitas dalam mengembangkan pariwisata, lanjut dia, akan difokuskan pada 10 destinasi prioritas termasuk di dalamnya 5 destinasi super prioritas, yakni Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, Mandalika dan Likupang. “Tahun depan, 5 destinasi super prioritas ini diharapkan akan menjadi daya tarik baru sekaligus kebanggaan Indonesia,” ungkapnya.

Wishnutama menambahkan, sinergitas pariwisata dan ekonomi kreatif juga diwujudkan dalam mengembangkan restoran Indonesia di luar negeri. “Restoran Indonesia di luar negeri  tidak sekadar menjual makanan saja, namun menjadikan ‘jendela’ untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Indonesia,” kata. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.