Kamis, 25 Juli 24

Panglima TNI Tepis Anggota Terlibat Pembakaran Rumah Wartawan di Karo

Panglima TNI Tepis Anggota Terlibat Pembakaran Rumah Wartawan di Karo
* Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/7/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Obsessionnews.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menepis anggota terlibat dalam peristiwa pembakaran rumah seorang wartawan di Karo, yakni Sempurna Pasaribu, hingga mengakibatkan satu keluarga tewas. Panglima menyebut, kasus tersebut sudah ditangani Polda Sumut yang sejauh ini telah menangkap dua orang eksekutor pembakaran.

Sempurna tewas bersama istrinya Elfrida Ginting, putranya Sudi Investigasi Pasaribu, dan seorang cucunya laki-laki yang masih balita, LS. Diduga korban tewas karena gencar menyorot praktik perjudian dan narkoba yang dibekingi aparat.

Baca juga: Polisi Tangkap Pembakar Rumah Wartawan di Karo, 1 Tersangka Ditembak

“Enggak ada,” kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024), menegaskan personel tidak terlibat dalam kasus pembakaran itu.

Agus kembali mengulangi jawaban yang sama ketika diminta penegasannya kembali. “Saya rasa dari Polri sudah mengatasi ya yang rumah wartawan dibakar ini,” lanjutnya.

Polda Sumut telah menangkap dua orang pelaku yang dikategorikan sebagai eksekutor. Keduanya berinisial RAS dan YT. Namun apa motivasi dan siapa yang memberi instruksi masih dalam tahap pengembangan.

Baca juga: Usut Kasus Tewasnya Wartawan di Karo, TNI tidak Proaktif

Penyidik menerapkan scientific crime investigation (SCI) dalam melakukan pengusutanm dengan mengelola rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam pergerakan pelaku. Kedua pelaku menyiram campuran pertalite dan solar ke rumah korban dan membakarnya pada Kamis (27/6) dini hari.

Secara terpisah, Dokter forensik RS Bhayangkara TK II Medan, Sumut, Ismurizal mengungkapkan bahwa korban dan keluarga tewaskarena terbakar.

“Keempat korban masih hidup sebelum meninggal terbakar. Mereka menghirup material kebakaran dikuatkan dengan ditemukan jelaga di dalam tubuh korban,” katanya. (Erwin)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.