Sabtu, 13 Agustus 22

NU Tuntut Nadiem Tanggung Jawab Atas Hilangnya Nama Hasyim Asy’ari Dalam Kamus Sejarah

NU Tuntut Nadiem Tanggung Jawab Atas Hilangnya Nama Hasyim Asy’ari Dalam Kamus Sejarah
* Pendiri Nahdlatul Ulama, Syech Hasyim Asyari (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com — Nama tokoh pendiri Nahdlatul Ulama Hadratus Syech Hasyim Asy’ari dihilangkan dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Ketua Umum NU CIRCLE (Masyarakat Profesional Santri) R. Gatot Prio Utomo merespons hal itu dan langsung menyatakan sikap protes keras atas tindakan Kemdikbud tersebut.

“Kamus itu memuat foto Hadratus Syech Hasyim Asy’ari tetapi tidak ada “entry” nama beliau sehingga berpretensi menghilangkan nama dan rekam jejak sejarah ketokohanya,” ujar Gatot dalam siaran persnya, Senin (19/4/2021).

Mendikbud Nadiem Makarim diminta bertanggung jawab atas penghilangan jejak sejarah tersebut. “Kami meminta kamus itu direvisi dan ditarik dari peredaran,” tegas Gatot.

Menurut Gatot, kamus sejarah ini tidak bisa menjadi rujukan pembelajaran di sekolah dan madrasah. Jika hal ini dilakukan, generasi muda nantinya akan kehilangan tokoh-tokoh nasional, yang berjuang hidup dan mati, untuk merebut kemerdekaan RI.

“Sejarah tidak boleh dihilangkan dengan cara-cara seperti ini. Jangan sampai kamus seperti ini disebarkan ke sekolah-sekolah dan menjadi rujukan pembelajaran. Hal ini bisa menyesatkan para siswa,” katanya.

NU CIRCLE berencana melayangkan surat resmi untuk memprotes tindakan Kemdikbud yang sangat tidak profesional ini.

“Hampir semua produk dan kebijakan Mendikbud saat ini bermasalah dan membuat kegaduhan. Ini catatan penting buat mengevaluasi kinerjanya,” pungkasnya.

Kamus Sejarah Indonesia terdiri atas dua jilid. Jilid I Nation Formation (1900-1950) dan Jilid II Nation Building (1951-1998).

Pada sampul Jilid I terpampang foto Hadratus Syech Hasyim Asy’ari. Namun, secara alfabetis, pendiri NU itu justru tidak ditulis nama dan perannya dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.