Kamis, 12 Desember 19

Noer Fajrieansyah Anak Muda yang Sukses Berkarier di BUMN

Noer Fajrieansyah Anak Muda yang Sukses Berkarier di BUMN
* Direktur Hubungan Strategis dan Kelembagaan PT Pos Indonesia Noer Fajrieansyah. (Foto: Dok Pribadi)

Sukses di usia muda tentu menjadi impian banyak orang. Namun, untuk meraihnya harus dibayar dengan kerja keras. Begitulah menggambarkan sosok pemimpin muda bernama Noer Fajrieansyah. Di usianya yang menginjak 36 tahun, pria kelahiran Jakarta 4 Februari 1983 ini sudah sukses memimpin beberapa perusahaan besar, salah satunya saat ini menjabat sebagai Direktur di PT Pos Indonesia. Jabatan itu diraih berkat kerja kerasnya berkarier sebagai seorang profesional di berbagai perusahaan BUMN.

Jakarta, Obsessionnews.comPada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Fajrie, panggilan akrab Noer Fajrieansyah ini mengawali kariernya sebagai seorang profesional di BUMN, yaitu di perusahaan PT Antam Tbk pada 2007-2009, dengan memulainya menjadi staff sebagaimana fresh graduate umumnya memulai karier di semua perusahaan. Lalu, pada tahun 2010 beralih karier menjadi staff khusus untuk Deputi Umum BP MIGAS yang saat ini menjadi SKK Migas. Karier Fajrie semakin melonjak takkala ia dipercaya sebagai Komisaris sekaligus Ketua Komite audit di PT Hotel Indonesia Natour (Persero) 2014. Fajrie saat itu tercatat sebagai komisaris termuda pada zaman pemerintahan SBY. Kepemimpinan Fajrie semakin matang saat ia pertama kali menjabat sebagai Direktur Keuangan dan berpindah menjadi Direktur Corporate Resources di PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) pada umur 30-31 tahun, sampai akhirnya kini ia dipercaya menjabat sebagai Direktur PT Pos Indonesia sejak 2017 lalu.

Biasanya menjadi orang sukses di usia muda dikaitkan dengan faktor keturunan karena terlahir dari orang kaya atau ada faktor kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) di dalamnya. Namun, hal itu tidak terlihat dalam diri Fajrie. Terlebih, pada era keterbukaan informasi seperti sekarang ini, semua jabatan atau peluang itu diraih Fajrie dengan mengikuti asesmen terbuka melalui uji kompetensi yang sudah diatur pemerintah melalui Kementerian BUMN, di mana semua orang berhak untuk ikut bersaing. Ia bersyukur mampu mengikuti tahapantahapan itu di setiap jenjang kariernya.

“Di Kementerian BUMN pada masa pemerintahan Jokowi-JK itu ada proses lelang jabatan yang membuka kepada siapa saja baik orang tua maupun anak muda untuk ikut melakukan uji kompetensi sebagai seorang direktur. Seperti orang pada umumnya, saya yang saat itu masih usia 30 tahun ikut dalam peroses seleksi yang sudah diatur pemerintah. Sampai akhirnya, Alhamdulillah saya lolos dan dipercaya menjadi direktur di PT PPI. Kemudian, sekarang di PT Pos Indonesia,” ujar Fajrie saat ditemui Men’s Obsession di ruang kerjanya.

Fajrie ditempatkan sebagai Direktur Hubungan Strategis dan Kelembagaan PT Pos Indonesia. Di era kemimpinannya, Fajrie bersama seluruh direksi yang dinakhodai oleh Direktur Utama Gilarsi Wahyu Setijono pada era disrupsi saat ini, telah bekerja secara maksimal memajukan PT Pos Indonesia untuk bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dan pegawainya. Salah satunya mampu mengubah cara kerja PT Pos Indonesia dari pola lama menuju digitalisasi informasi. Misalnya, dalam hal penyusunan laporan dari sebelumnya yang masih menggunakan sistem manual, kini sudah beralih digital. Tak hanya itu, hamper semua layanannya kini disingkronkan dengan penggunaan teknologi, mulai dari pelayanan logistik hingga jasa keuangan.

Acara Pelatihan Brigade Digital PT Pos Indonesia (Persero). (Foto: Dok PT Pos)

Berbagai layanan baru adalah upaya digitalisasi bisnis mereka dalam rangka menghadapi persaingan bisnis jasa pengiriman logistik yang semakin ketat. Salah satu yang diluncurkan ialah layanan Sameday Service dengan Nama Q9 serta PosGiro Mobile yang dapat diunduh melalui perangkat android. Aplikasi PosGiro Mobile ini bisa melayani berbagai jenis pembayaran melalui gawainya, tanpa harus datang ke kantor pos. Layanan pembayaran, meliputi pembayaran listrik, telekomunikasi, air bersih, tiket transportasi, premi asuransi, hingga Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.