Senin, 18 November 19

Narkoba Diselundupkan di Pantat Palsu

Narkoba Diselundupkan di Pantat Palsu
* Narkoba 1 kg kilogram dibawa di dalam "pantat palsu". (BBC)

Guna mengakali petugas, berbagai cara ekstrim dilakukan untuk menyelundupkan narkoba. Bahkan, narkoba diselundupkan di pantat palsu.

Seorang pria Brasil melakukan upaya aneh untuk menyelundupkan narkoba ke Portugal pada tahun 2018 dan ditangkap di bandara internasional Lisbon, dituduh membawa 1 kg kokain di dalam sepasang ‘pantat palsu’ di celananya.

Dua implan yang menyerupai bantal itu melekat pada celana renang, memuat setidaknya 5.000 paket kokain.

Seperti dilansir BBC Magazine, Kamis (18/7/2019), Beberapa penyelundup narkoba melakukan cara-cara ekstrim untuk memastikan barang ilegal yang mereka kirim terhindar dari deteksi dan sampai ke tujuan.

Namun, menyelundupkan narkoba ditengah pengawasan pihak berwenang bisa jadi hal yang sangat berisiko, seperti yang dialami oleh seorang penyelundup narkoba dari Kolombia minggu ini.

Pria tersebut tertangkap di bandara Josep Tarradellas di Barcelona bersama 0,5 kg kokain senilai €30,000, atau sekitar Rp468 juta, ungkap kepolisian.

Pihak berwenang tidak kesulitan menemukan paket narkoba yang disembunyikan secara kentara di bawah wig yang dia kenakan.

Pengedar narkoba yang dicurigai di Brasil juga tidak begitu beruntun minggu ini. Pelanggan yang tidak sadar membeli kotak-kotak sabun yang berisi kokain di sebuah supermarket di Sao Paulo.

Pelanggan itu memberi tahu polisi, yang kemudian menyita sekitar 80 kg narkoba dari toko. Para detektif meyakini kotak sabun yang berisi kokain, tidak sengaja diletakkan di rak itu.

Masih banyak lagi taktik penyelundupan narkoba selama beberapa tahun terakhir, yang sayangnya tidak berhasil mengelabui pihak berwenang.

Seorang pria Kolombia kedapatan menyembunyikan kokain dibawah wig yang dia pakai di bandara Josep Tarradellas di Barcelona. (BBC)

 

Nanas berisi kokain
Semenanjung Iberia adalah pintu masuk utama kokain ke Eropa.

Namun operasi penyelundupan narkoba secara teratur digagalkan. Pada tahun 2018, polisi di Portugal dan Spanyol menyita 745 kg kokain yang tersembunyi di dalam nanas segar.

Narkoba itu diselundupkan dari Amerika Selatan

Aksi dua biarawati
Karena komitmen mereka terhadap agama, para biarawati biasanya tidak terkait dengan penyelundupan narkoba.

Karenanya, pada 2013, tiga wanita dari Kolombia berusaha mengambil keuntungan dari reputasi bersih para biarawati.

Para perempuan yang menyamar sebagai biarawati itu ditangkap dengan 2 kg kokain yang ditempel di tubuhnya di bandara Kolombia.

Biarawati palsu itu digeledah setelah polisi mendapati mereka bertingkah mencurigakan.

Kargo misterius
Pada tahun 2018, sebuah kapal kontainer besar yang membawa daging dari Brazil akan berlabuh di pelabuhan Oran di Aljazair bagian barat.

Namun, selama tiga hari kapten kapal menolak untuk berlabuh, membangkitkan kecurigaan dari pemerintah Aljazair.

Bertindak sebagai petunjuk, penjaga pantai Aljazair memaksa kapal itu – Merkuri Vega yang terdaftar di Liberia – ke pelabuhan.

Di atas kapal, pihak berwenang menemukan lebih dari 700 kg kokain dalam kotak bertanda “daging halal”.

Karya seni narkoba
Pada tahun 2010, polisi Kolombia menemukan 16 kg (35lb) kokain di dalam replika tiga patung karya seniman Fernando Botero.

Kokain itu, yang dikirim ke Spanyol, telah dicampur ke dalam tanah liat patung-patung itu saat mereka sedang dibuat, kata polisi.

Sebuah pernyataan polisi menggambarkan upaya penyelundupan itu sebagai “sistem penyelundupan yang canggih”. (*/BBC Magazine)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.