Sabtu, 24 Agustus 19

Multaqo Alim Ulama Sarankan Perlunya Rekonsiliasi Pasca Pilpres 2019

Multaqo Alim Ulama Sarankan Perlunya Rekonsiliasi Pasca Pilpres 2019
* Sebanyak 1.500 ulama menghadiri Forum Multaqo Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Jakarta, Obsessionnews.com
Sebanyak 1.500 ulama menghadiri Forum Multaqo Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (3/5/2019). Acara ini membahas secara khusus mengenai isu politik pasca pilpres 2019.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Majelis Munajat Indonesia Berkah Ustadz Usamah Hisyam yang juga dikenal sebagai Ketua umum PP Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi).

Para ulama, habaib dan cendekiawan muslim ini ini sepakat untuk mengajak masyarakat menjaga situasi dan kondisi bangsa agar tetap terjaga stabilitas keamanan dan ukhuwah islamiyah. Ada delapan rekomendasi yang dihasilkan dalam acara tersebut.

Delapan kesepakatan tersebut ditandatangani sebanyak sembilan tokoh dan alim ulama yakni KH Maimun Zubair, KH Buya Muhtadi, Prof KH Said Aqil Siradj, Prof Nazaruddin Umar, KH Ma’ruf Hidayat, Gus Muwafik, Habib Salim bin Jindan dan KH Anwar Iskandar.

Pertama penegasan bahwa Pancasila dan UUD adalah dasar negara yang
sejalan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Kedua mengajak seluruh umat Islam untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2019, supaya bersama-sama meningkatkan ukhuwah islamiyah, menjalin silaturahim, menghindari fitnah dan perpecahan.

Semua itu bisa dilakukan dengan cara rekonsiliasi antar dua kubu yang bertarung dalam pilpres. “Kita insyaallah akan memasuki bulan suci Ramadhan dalam keadaan damai penuh kesucian dan tanpa permusuhan. Dan kita insyaallah akan mendapatkan ampunan dan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri,” demikian bunyi rekomendasi itu.

Multaqo ulama juga mengajak seluruh umat Islam di Indonesia senantiasa menaati peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di NKRI sebagai hubungan yang konstruktif dan penuh rasa hormat pemerintah yang sah. Hal ini sangat jelas diajarkan tradisi agama Islam.

Kemudian mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk tidak terpancing dalam melakukan aksi-aksi inkonstitusional, baik langsung dan tidak langsung. Tindakan inkonstitusional bertentangan dengan ajaran Islam dan dapat mengarahkan bughat.

Pihaknya juga mengumumkan seluruh umat Islam di Indonesia bahwa kegiatan Multaqo akan dilakukan terus-menerus dalam rangka mengawal implementasi kesepakatan yang dibuat hari ini.

Multaqo akan dilaksanakan semester kedua di tahun ini 2019. Dalam kaitan ini mengajak seluruh umat Islam di Indonesia melakukan sosialisasi Multaqo melalui berbagai forum kegiatan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.