Kamis, 18 Agustus 22

Mobil Terbang Diharapkan Jadi Solusi Atasi Kemacetan

Mobil Terbang Diharapkan Jadi Solusi Atasi Kemacetan
* Perusahaan kondang asal Slovakia, AeroMobil, telah berhasil mewujudkan impian banyak orang menciptakan kendaraan masa depan paling ideal, yakni mobil terbang. (Foto: Ist)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sejumlah perusahaan otomotif terkemuka di dunia, antara lain Toyota, Airbus, dan Audi, membuat mobil terbang. Bahkan beberapa mobil terbang itu telah siap dipasarkan di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Sementara beberapa lainnya masih dalam bentuk prototipe yang nantinya akan lebih disempurnakan lagi teknologinya. Kehadiran mobil terbang ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan.

Bagi yang penasaran apa saja mobil terbang tercanggih di dunia saat ini, maka langsung saja simak informasinya berikut ini:

AeroMobil

Perusahaan kondang asal Slovakia, AeroMobil, telah berhasil mewujudkan impian banyak orang menciptakan kendaraan masa depan paling ideal, yakni mobil terbang.  Menariknya, kendaraan revolusioner tersebut dapat segera dipesan dan jatuh ke tangan konsumen pada 2020 ini.

Mobil ini memiliki dimensi: panjang 5,9 meter; lebar 2,2 meter; dan tinggi 1,5 meter. Sedangkan dimensi pesawat panjang 5,8 meter; lebar 8,8 meter; tinggi 1,4 meter, dan berat maksimal untuk take off adalah 960 kg. Sementara power mobil terbang ini menggunakan mesin custom 2.0 turbocharged 4 silinder boxer dengan sistem pembakaran internal (ICE), menggunakan sistem penggerak roda depan listrik terpadu yang menggabungkan diferensial elektronik, untuk versi mobil dapat memuntahkan tenaga hingga 110 bhp dengan E Motors kembar.

Sedangkan untuk versi pesawat mampu memuntahkan tenaga 300 bhp dengan turbocharged ICE (Euro 6). Sementara untuk jangkauan operasi, yakni versi mobil ini butuh bahan bakar 4,2 liter setiap 100 km. Sedangkan, untuk versi pesawat 750 km dengan kapasitas tangki bahan bakar 90 liter (RON 95).

Kalau dilihat dari performance, top speed mobil ini mencapai 160 km per jam, akselerasi 0-100 km per jam butuh 10 detik. Sedangkan, top speed versi pesawat 360 km per jam.

Untuk safety mobil ini dibekali Airframe Parachute System, Occupant Restraint Systems – Airbags, Pyrotechnic Load limiting seat belts, Integral Carbon Fiber Structure & Occupant cell, dan Autonomous Flight via current autopilot technology (optional).

Sementara untuk berubah dari mobil menjadi pesawat butuh waktu kurang dari tiga menit. Dengan menggunakan roda ukuran ban depan: 165 / 65 / R15 on 15jx6 rim dan ban belakang: 145 / 65 / R15 on 15jx4.5 rim.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.