Sabtu, 24 Agustus 19

Misteri Keterlibatan Jenderal yang Masih Disembunyikan Novel Baswedan

Misteri Keterlibatan Jenderal yang Masih Disembunyikan Novel Baswedan
* Penyidik senior KPK Novel Baswedan, (Foto: Medcom)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sejak dibentuk sampai berakhirnya masa tugas Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) ternyata belum mampu untuk mengungkap kasus penganiayaan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Padahal kasus ini sudah berjalan lebih dari dua tahun. Ada dugaan kasus ini melibatkan seorang jenderal polisi.

Pada bulan Juni 2017 lalu, saat diwawancara majalah TIME, Novel sudah mengungkapkan adanya petinggi polri yang menjadi dalang serangan itu. “Saya memang mendapat informasi bahwa seorang jenderal polisi terlibat,” kata Novel saat itu.

Menurut Novel, oknum jenderal tersebut berada di Mabes Polri. Dan Ia ungkapkan, sang oknum punya kelompok di Mabes Polri. Atas pernyataan ini, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, justru meminta agar Novel menyebutkan siapa identitasnya, seraya membuktikan akan keterlibatan oknum yang dimaksud.

“Harus ada bukti, dong, kalau ada yang menuduh ada keterlibatan jenderal dan sebagainya. Siapa? Buktinya apa? Saksinya siapa? Jadi kan dia sebagai seorang penyidik tahu,” kata Argo di kantor Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Hingga kini memang Novel tidak pernah menyebutkan identitas sang Jenderal. ia justru mengungkapkan, yang terpenting adalah pengusutan dari bawah, bukan dari atas. Siapa yang melakukan alias operator lapangan, dari sini baru bisa diurut ke atas, siapa yang menyuruhnya.

“Jangan sampai kemudian hanya terjadi upaya berspekulasi siapa aktor intelektual, dalang, koordinator, dan lain-lain tapi melupakan pelaku lapangan,” ujar Novel pekan lalu.

Namun belakangan saat wawancara “Aiman” di KompasTV, pada Senin (15/7/2019) malam, Novel menegaskan akan mengungkap sosok jenderal yang diduga terlibat kasus penganiayaan terhadap dirinya jika TGPF dibentuk di bawah Presiden bukan bentukan polri.

“TGPF yang dimaksud adalah TGPF di bawah Presiden. Kalau tim gabungan penyidik-penyidik yang orangnya adalah orang-orang yang sama dalam melakukan penyidikan sebelumnya, apa bedanya,” ujar Novel

Soal Jenderal ini masih misteri, meski ada satu Jenderal yang diperiksa TGPF yakni Komjen (Pol) Mochammad Iriawan, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Utama (Sestama) Lemhanas RI, ia bukanlah Jenderal yang dimaksud Novel dalam penyerangan.

Karena, pertama, ia adalah Jenderal yang saat penyerangan berada di Polda Metro Jaya sebagai Kapolda. Dan, kedua, dari pernyataan TGPF Hendardi, ia diperiksa karena pernyataan yang beredar pada sepekan sebelum penyiraman terjadi, bahwa ia sempat berbicara dengan Novel dan menawarkan penjagaan yang kemudian ditolak Novel, kala itu.

Sosok jenderal memang misterius. Namun Kadivhumas Polri Irjen Pol. M Iqbal mengungkapkan bakal ada temuan menarik dari hasil investigasi TGPF. Kini yang terpenting apakah semua temuan tersebut nantinya akan bisa ditindaklanjuti secara hukum untuk dituntaskan atau hanya akan mengalir begitu saja? (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.