Minggu, 7 Maret 21

Mesum dengan Karyawan, Manajer Hotel di Aceh Dihukum Cambuk

Mesum dengan Karyawan, Manajer Hotel di Aceh Dihukum Cambuk
* MFP (34) saat menjalani hukuman cambuk. (Foto Vivanews)

Banda Aceh, Obsessionnews.com – Manajer Hotel Rumoh PMI di Banda Aceh berinisial MFP (34) rupanya main mata dengan karyawannya berinisial N (21). Keduanya ketahuan melakukan berbuatan mesum di hotel tempat mereka bekerja.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut mereka dicambuk sebanyak 28 kali di halaman Masjid Teuku Umar, Seutui, Banda Aceh pada, Senin 29 Oktober 2018.Mereka terbukti melanggar Pasal 25 Ayat 1 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Keduanya melakukan hubungan badan di salah satu kamar hotel Rumoh PMI tersebut pada Kamis (13/09/2018) lalu, dan menjalani hukuman pada Senin (29/10).

Pada saat dicambuk MFP sempat meringis kesakitan, dan ia meminta untuk berhenti sejenak karena tak kuat menahan sakit. Setelah itu, algojo kembali melanjutkan untuk mencambuk MFP.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang ikut menyaksikan proses cambuk itu mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen untuk menegakkan syariat Islam. Kata dia, siapa saja yang melanggar akan tetap diberikan hukuman cambuk.

“Eksekusi cambuk harus terus dilaksanakan jika ada pelanggaran Syariat Islam, tentunya kita tidak pandang bulu,” tegas Aminullah.

Untuk itu, ia meminta kerja sama pada masyarakat untuk melaporkan jika ada pelanggar syariat islam dilingkungannya. “Ini yang di cambuk hari ini juga hasil dari laporan warga,” kata Aminullah.

Sebelumnya, MFP dan N digrebek warga Ateuk Munjeng, Kecamatan Baiturrahman. Mereka digrebek di dalam kamar hotel, saat digrebek mereka telah melakukan hubungan badan. Warga juga menemukan alat kontrasepsi yang telah digunakan.

MFP bukan baru pertama kali mengencani karyawatinya itu, menurut karyawan Hotel Rumoh PMI, sang Manajer sudah hampir satu tahun membawa N selalu masuk dalam kamar hotel. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.