Jumat, 17 September 21

Meski Kesehatan Menyusut, Tekad Taufiq Kiemas Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa Tak Pernah Surut

Meski Kesehatan Menyusut, Tekad Taufiq Kiemas Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa Tak Pernah Surut

Peti jenazah almarhum Taufiq Kiemas sebelum diberangkatkan ke TMP Kalibata.

 

Rudi

Jakarta-Presiden SBY mengajak  bangsa Indonesia memberi penghormatan yang tinggi atas darma bhakti almarhum kepada bangsa dan negara serta  mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT. “Semangat sosialisasi 4 pilar bangsa yang tidak pernah surut bahkan ketika kesehatannya menurun sekalipun,” ujar Presiden SBY dalam pidatonya saat menjadi inspektur upacara pemakaman Taufiq Kiemas di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (9/6/2013).

SBY mengatakan Taufiq Kiemas adalah seorang sosok putra terbaik bangsa, politisi terkemuka dan tokoh konsiliator. SBY meminta para hadirin untuk memberikan penghormatan terakhir melalui upacara kenegaraan ini.

“Upacara ini sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah, atas dhama bakti almarhum dalam pengabdian semasa hidupnya,” imbuhnya.

Sementara kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan, Presiden berpesan,” Ibu Mega semoga senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan, menerima kepergiaan almarhum dengan sabar dan tawakal,” imbaunya.

Presiden SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono dan Ibu Herawati Boediono, menjemput langsung jenazah di landasan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Setelah mengikuti sholat jenazah yang diimami Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siraj, Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata untuk persiapan memimpin upacara pemakaman.

 

Tampak ikut menjemput kedatangan jenazah almarhum Taufik Kiemas di Bandara Halimperdanakusuma, Jakarta, para pimpinan lembaga negara, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, tokoh-tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), para gubernur dari sejumlah daerah, keluarga besar Megawati Soekarnoputri dan almarhum Taufiq Kiemas, dan sejumlah duta besar negara sahabat.

 

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.