Rabu, 1 April 20

Meski Dua Gol Dianulir, Liverpool Tumbangkan Man United

Meski Dua Gol Dianulir, Liverpool Tumbangkan Man United
* Liverpool 2-0 Man United. (thisisanfield)

Nampaknya, Liverpool menjadi tim raksasa yang tak terkalahkan di Liga Primer Inggris, bahkan liga Eropa di musim ini.

Liverpool sukses meneruskan catatan impresif mereka untuk tetap dijalur juara musim ini dengan mengalahkan tamunya Manchester United dua gol tanpa balas dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-23 di stadion Anfield, Minggu (19/1) malam WIB.

Meski dua kali gol dianulir oleh VAR, Liverpool sukses meneruskan catatan tak terkalahkan mereka di Liga Primer Inggris musim 2019-2020.

Dua gol The Reds diciptakan oleh Virgil van Dijk pada menit ke-14 dan disempurnakan melalui gol yang dicetak oleh Mohamed Salah tepat sebelum wasit meniup peluit panjang.

Liverpool berhasil unggul cepat diawal babak pertama ini lewat sundulan Virgil van Dijk yang memanfaatkan umpan tendangan sudut dari Trent Alexander-Arnold.

Sepuluh menit kemudian The Reds mampu menggandakan keunggulan melalui sepakan terarah Firmino setelah mendapatkan umpan dari Sadio Mane. Namun VAR menganulir gol tersebut karena sebelumnya Van Dijk melakukan pelanggaran terhadap David de Gea.

Manchester United berusaha untuk menyamakan skor. Namun beberapa kali serangan yang mereka bangun masih bisa dipatahkan oleh lini pertahanan Liverpool.

Memasuki menit ke-35 Liverpool bisa mencetak gol lewat sontekan Wijnaldum. Namun kembali wasit menganulir gol yang tercipta karena VAR menunjukkan posisi Wijnaldum sudah offside lebih dulu saat menerima umpan dari Firmino.

Lima menit jelang laga babak pertama usai, Manchester United mendapatkan peluang terbaik. Wan Bissaka dari sisi kanan melepaskan umpan silang, namun bola gagal dijangkau oleh Pereira yang datang terlambat dan bola hanya melintas depan gawang Liverpool.

Tak ada gol tambahan tercipta dan skor 1-0 untuk Liverpool bertahan hingga wasit meniup peluit turun minum.

Memulai babak kedua, Liverpool tak mengendurkan tempo permainan mereka. Mohamed Salah mempunyai peluang untuk mencetak gol setelah mendapatkan umpan silang dari Robertson, namun sepakannya kurang sempurna sehingga bola menjauh dari gawang United.

Beberapa saat kemudian, giliran Jordan Henderson merepotkan pertahanan Manchester United. Melepaskan tembakan keras dari depan kotak penalti, bola masih bisa ditepis oleh De Gea dan membentur tiang gawang.

Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer mencari gol penyeimbang kedudukan. Fred menggiring bola dari tengah lapangan hingga depan kotak penalti kemudian melepaskan tembakan yang masih melebar dari gawang Alisson.

Manchester United masih memegang penguasaan bola. Martial mendapatkan ruang tembak terbuka didalam kotak penalti setelah memeragakan umpan satu-dua dengan Pereira. Namun tendangan Martial masih melambung diatas mistar gawang Liverpool.

Sebuah serangan balik cepat dibangun oleh Liverpool lewat Wijnaldu diteruskan dengan umpan terobosan pada Mane. Namun nama terakhir gagal mencetak gol karena tendangannya masih menyamping tipis.

Sepuluh menit jelang laga bubar, tempo permainan berubah drastis. Liverpool seperti kehabisan bahan bakar untuk memberikan tekanan ke pertahanan lawan, sementara United lebih banyak menguasai bola diakhir laga ini.

Dipenghujung laga, Liverpool akhirnya benar-benar bisa mencetak gol untuk menggandakan keunggulan. Berawal dari kegagalan Manchester United melakukan serangan, Alisson melepaskan umpan ke depan pada Mohamed Salah yang tak terkawal.

Pemain Mesir itu berlari menggiring bola kemudian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang berhasil menaklukkan David de Gea. Dan bersamaan dengan itu wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan telah berakhir dengan skor 2-0 untuk Liverpool. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.