Rabu, 30 September 20

Menparekraf Pastikan Kesiapan Pariwisata Bali Implementasikan Protokol Kesehatan

Menparekraf  Pastikan Kesiapan Pariwisata Bali Implementasikan Protokol Kesehatan
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio saat memastikan kesiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio berkoordinasi dengan pemerintah daerah memastikan kesiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali dalam mengimplementasi protokol kesehatan kenormalan baru yang fokus pada aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan.

Dia menjelaskan, ada beberapa poin penting saat implementasi protokol kesehatan yang harus diawasi ketat oleh seluruh stakeholder pariwisata, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Semua tetap harus memperhatikan betul laju penyebaran Covid-19 di daerah, kesiapan daerah, dan kedisiplinan dalam pelaksanaan termasuk di Bali nantinya sangat menentukan kapan sektor pariwisata ini dapat menyambut wisatawan kembali,” kata Wishnutama dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6/2020).

Baca juga: Kemenparekraf Gandeng Insan Kreatif Lakukan Kampanye Pencegahan Covid-19

Hal tersebut menjadi sangat penting. Lantaran dirinya tidak ingin bila tergesa-gesa justru akan memicu terjadinya peningkatan jumlah pasien Covid-19.

“Kami khawatir jika terburu-buru, nanti menjadi penyebab peningkatan Covid-19, yang memicu gelombang kedua. Saya betul-betul ingin nantinya sektor pariwisata bangkit kembali produktif dan aman dari Covid-19,” ujarnya.

Menurut Wishnutama, pedoman protokol kesehatan harus dipatuhi dengan ketat agar masa normal baru ini membawa kebaikan bagi semua. Untuk itu, Ia juga menekankan agar pemerintah daerah yang ingin membuka aktivitas sektor parekraf harus mempersiapkan secara detail, tidak terburu-buru, serta memastikan protokol kesehatan sudah siap diimplementasikan.

“Sektor pariwisata adalah sektor yang sangat bergantung dengan kepercayaan wisatawan terhadap rasa aman dan nyaman,” katanya.

Wishnutama juga optimistis bahwa keunikan destinasi di Bali masih menjadi daya tarik utama pariwisata tanah air.“Dengan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan yang ketat maka kita semua akan bisa berwisata dengan aman, dan pelaku-pelaku pariwisata dan ekraf bisa kembali produktif,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.