Jumat, 27 November 20

Menag Izinkan Daerah Aman dari Covid-19 yang Bisa Laksanakan Salat Idul Adha

Menag Izinkan Daerah Aman dari Covid-19 yang Bisa Laksanakan Salat Idul Adha
* Ilustrasi Idul Adha 1441 H. (Foto: GenPI.co)

Jakarta, Obsessionnews.comTahun ini umat Islam merayakan Idul  Adha 1441 H berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan Indonesia masih di masa pandemi Covid-19 dan menuju new normal. Namun sejumlah pemerintah daerah yang berada di zona hijau mengizinkan penyelenggaraan shalat Id bersama-sama.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan pelaksanaan Salat Idul Adha boleh dilaksanakan di Masjid ataupun Lapangan untuk daerah-daerah yang aman dari penyebaran Covid-19.

“Saat ini bangsa Indonesia masih menghadapi wabah Covid-19. Setiap hari, katanya masih cukup banyak saudara kita yang dikonfirmasi positif Covid-19,” Ujar Fachrul di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Meskipun situasi saat ini sudah sedikit lebih baik dibanding saat Idul Fitri 1441 H pada akhir bulan Mei lalu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan.

“Protokol kesehatan tetap harus kita taati dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Dia menjelaskan, dalam menyambut Idul Adha dan ibadah kurban tahun ini telah dikeluarkan panduan yang tertuang dalam surat edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 1441 Hijriyah atau 2020 masehi menuju masyarakat produksi dan aman Covid-19.

“Pada prinsipnya Salat Idul Adha 1441 Hijriah sudah dapat kita lakukan di lapangan atau di masjid. Kecuali di tempat atau daerah tertentu yang enggak dibolehkan oleh pemerintah daerah atau Satuan Tugas Covid-19 karena alasan tidak aman Covid-19,” jelas Fachrul.

Selain itu, dalam pelaksanaan Salat Idul Adha juga harus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. Fachrul sekali lagi menegaskan, untuk pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini yakinkan kalau lingkungan tempat salat aman Covid-19. Batasi pintu atau jalan masuk untuk memudahkan pengecekan suhu tubuh jamaah, bawa peralatan salat masing-masing, pakai masker jaga jarak, tidak usah bersalaman atau berpelukan.

“Pengumpulan infak tanpa bersentuhan dengan kotak sumbangan dan terpendek pelaksanaan salat dan khutbah tanpa syarat dan rukunnya,” jelasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.