Minggu, 7 Juni 20

Media Myanmar Sebarkan Berita Bohong Soal Rohingya

Media Myanmar Sebarkan Berita Bohong Soal Rohingya
* kantor berita Myanmar

Kantor berita Myanmar, untuk mengurangi tekanan internasional dan regional akibat genosida terhadap Muslimin Rohingya oleh militer negara itu, menyebarkan berita-berita bohong terkait insiden tersebut.

Situs internet The Global New Light of Myanmar (5/9) mencoba menipu opini publik dunia dengan menyebutkan bahwa serangan terbaru militer Myanmar dilakukan terhadap milisi bersenjata Pasukan Pembebasan Rohingya Arakan, ARSA.

Komite informasi pemerintah Myanmar mengklaim, milisi bersenjata ARSA menyerang sejumlah wilayah pemukiman etnis Rohingya termasuk desa-desa di sekitar kota Maungtaw dan membakar ratusan rumah serta melakukan pembunuhan massal terhadap penduduknya.

Klaim pemerintah Myanmar itu disampaikan padahal lembaga-lembaga internasional dan petinggi negara-negara dunia termasuk Iran, mendesak penghentian berlanjutnya pembunuhan terhadap Muslimin Rohingya di Rakhine.

Foto-foto satelit yang dipublikasikan Human Rights Watch, HRW menunjukkan adanya gerakan penyerangan militer dan kelompok Budha ekstrem di negara bagian Rakhine dan terlihat sebagian besar desa Muslim dibakar.

PBB mengumumkan, lebih dari 90 ribu Muslimin Rohingya melarikan diri ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari serangan militer dan kelompok Budha ekstrem.

Negara bagian Rakhine sejak tahun 2012 dilanda serangan militer Myanmar dan kelompok Budha ekstrem terhadap Muslimin Rohingya yang hingga kini tidak diakui kewarganegaraannya oleh pemerintah Myanmar. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.