Selasa, 26 Oktober 21

Medan Menantang di Rhino Trail Jungle Marathon 2017

Obsessionnews.com – Rhino Trail Jungle Marathon 2017 kembali diselenggarakan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, Minggu (23/7/2017), dengan keseruan yang tak kalah dari tahun sebelumnya.

Mulai digelar sejak tahun 2016 lalu, kompetisi kali ini mengajak para peserta melewati desa terakhir di ujung pulau Jawa dan menyusuri hutan Taman Nasional Ujung Kulon serta menyeberangi tiga rawa yang berada di sana.

Rawa pertama yang harus dilewati para peserta, bahkan, sempat pasang setinggi dada orang dewasa. Meski tersedia jembatan yang terbuat dari bambu, daratan yang terdiri dari pasir membuat jembatan mudah goyang dan para membuat peserta harus menjaga keseimbangan.

Hal lain yang menjadi tantangan adalah karakter medan di hutan taman nasional yang didominasi oleh akar-akar dan tumbuhan berduri tersebut. Satu kondisi yang membuat para peserta harus ekstra hati-hati.

Tidak hanya itu, para peserta juga harus melewati pantai yang memiliki karakter pasir yang lembut, sehingga tingkat kesulitannya pun semakin bertambah. Meski tantangan di kompetisi ini terbilang menantang, para peserta tetap antusias dan menikmati event tahunan tersebut.

Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori 22 km dan 42 km. Tidak hanya datang dari dalam negeri, para peserta lomba juga datang dari Rusia, Jepang, Amerika, dan masih banyak lagi.

Taman Nasional Ujung Kulon sengaja dipilih karena memiliki medan yang menantang. Selain itu, pemilihan lokasi ini bertujuan untuk meningkatkan promosi pariwisata di taman nasional yang memiliki luas 122.956 Ha tersebut. Di sisi lain, ada tujuan sosial di balik kompetisi ini, yakni adanya pembagian donasi kepada beberapa warga di sekitar taman nasional.

Untuk penyelenggaraan selanjutnya, Budi Cahyono selaku Race Director sempat memberi bocoran bahwa tahun 2018 mendatang, Rinho Trail akan diselenggarakan lebih besar dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Penyelenggaraan yang didukung langsung oleh Balai Taman Nasional Ujung Kulon tersebut akan digelar bertepatan dengan Hari Kerimbawaan Nasional Indonesia, yakni 26 Agustus 2018. (Indah)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.