Selasa, 29 September 20

Lawan Covid-19, Kemenparekraf Gencarkan Kampanye #BersamaJagaIndonesia

Lawan Covid-19, Kemenparekraf Gencarkan Kampanye #BersamaJagaIndonesia
* Salah satu adegan dalam video #BersamaJagaIndonesia, selalu mengenakan masker. (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggencarkan rangkaian kampanye #BersamaJagaIndonesia sebagai upaya terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama menghadapi Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, peran Kemenparekraf saat ini selain menekan dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, juga melibatkan insan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam mengampanyekan peningkatan kesadaran dan kepedulian bersama menjaga Indonesia dari Covid-19.

“Kampanye-kampanye tersebut berada dalam payung besar #BersamaJagaIndonesia dengan melibatkan insan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan saluran komunikasi yang dimiliki Kemenparekraf juga melibatkan komunitas pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Wishnutama dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4/2020).

Adapun kampanye yang telah dirilis di antaranya untuk mengajak masyarakat menunda mudik yang menceritakan seorang anak yang tengah menghubungi ibunya lewat telepon. Sang anak menyampaikan betapa rindunya ia untuk pulang ke kampung halaman namun harus ditunda sementara guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Kampanye ini mendapat respons positif dari masyarakat dan banyak komunitas pegiat pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Begitu juga dengan kampanye #JagaRamadanKita. Kampanye dalam bentuk video berdurasi 1 menit 39 detik itu menceritakan percakapan antara bapak dengan anaknya lewat aplikasi pesan singkat.

Dalam percakapan itu sang anak menyampaikan kegiatannya saat ini yang aktif memproduksi masker kain untuk orang-orang di sekelilingnya. Video ini ditutup dengan sangat manis yang membuat tersentuh.

“Video ini juga sebagai bagian dari ucapan memasuki bulan suci Ramadhan,” ucapnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.