Minggu, 4 Desember 22

LaNyalla Sesalkan Pemkot Bandar Lampung yang Abai terhadap Nasib Guru PPPK

LaNyalla Sesalkan Pemkot Bandar Lampung yang Abai terhadap Nasib Guru PPPK
* Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: lanyallacenter.id)

Obsessionnews.com – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyesalkan tindakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung yang abai terhadap nasib guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

LaNyalla mengungkapkan, gaji adalah hal yang paling mendasar dan sangat diharapkan. Hal itu merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Apalagi dana transfer dari pusat sudah dikhususkan untuk pos tersebut.

 

Baca juga:

Kemendikbudristek Imbau Pelamar Guru PPPK Segera Tuntaskan Pendaftaran

Resmi! 173.329 Guru Honorer Lulus Ujian Seleksi Pertama ASN PPPK Tahun 2021

LaNyalla: Insya Allah DPD RI Siap Bantu Penambahan Kuota PPPK Guru Madrasah

 

 

“Pemerintah daerah jangan sampai lalai. Gaji merupakan hak lanjutan dari guru PPPK yang seharusnya mendapat Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT). Sehingga mereka berhak dibayar. Dan hal itu adalah bentuk penghargaan terhadap para guru PPPK tersebut,” ujar LaNyalla yang sedang berada di Surabaya dalam siaran pers, Selasa (27/9/2022).

Senator asal Jawa Timur itu meminta hak para guru PPPK untuk mendapat SPMT dan kemudian gaji yang belum dibayarkan selama berbulan-bulan agar diselesaikan.

“Sangat disayangkan ada sekian banyak pejabat di sana mengapa tidak ada yang peduli nasib mereka, sehingga mereka harus mengadu ke pihak luar,” tukas dia lagi.

Menurut LaNyalla, fakta tersebut sangat kontradiktif dengan tujuan pendidikan nasional yang digalakkan pemerintah.

“Jika seperti itu saja masih terjadi bagaimana pendidikan kita mau maju, bagaimana SDM kita menjadi unggul dan bagaimana masa depan bangsa ini?” tanyanya.

LaNyalla juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan untuk mengaudit keuangan Pemkot Bandar Lampung. Karena menurut Komisi X DPR RI, Kementerian Keuangan sudah mentransfer Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 43 miliar, di mana sebesar Rp 38 miliar bisa digunakan untuk membayarkan gaji dari Januari hingga Desember.

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @hotmanparisofficial dan kemudian viral, puluhan guru PPPK Bandar Lampung mendatangi pengacara Hotman Paris Hutapea di Kopi Johny, Senin (26/9/2022). Mereka meminta bantuan agar gaji mereka dibayarkan.

Ada 1.166 guru honorer yang diterima PPPK pada Oktober dan Desember tahun 2021 hingga saat ini belum menerima SPMT (surat pernyataan melaksanakan tugas), sebagai dasar penggajian. (red/arh)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.