Kamis, 30 Juni 22

LaNyalla Diminta Perjuangkan Sultan Bima ke-14 Sultan Muhammad Salahuddin Jadi Pahlawan Nasional

LaNyalla Diminta Perjuangkan Sultan Bima ke-14 Sultan Muhammad Salahuddin Jadi Pahlawan Nasional
* Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Museum Asi Mbojo Kesultanan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (7/6/2022) malam. (Foto: Biro Pers, Media, Dan Informasi Lanyalla)

Obsessionnews.com – Kehadiran Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Museum Asi Mbojo Kesultanan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (7/6/2022) malam  dimanfaatkan Kesultanan dan masyarakat Bima untuk menyampaikan aspirasi.

 

Baca juga:

Kesultanan Dompu Beri Gelar Ma Eli Ra Disa kepada LaNyalla

LaNyalla Sebut Danau Tiga Warna di Kelimutu Destinasi Kelas Dunia

LaNyalla Beri Lima Pertanyaan Kondisi Pancasila untuk Peserta Simposium

 

 

Mereka berharap LaNyalla membantu agar Sultan Bima ke-14 Sultan Muhammad Salahuddin,  yang berkuasa tahun 1915 hingga 1951, diangkat sebagai pahlawan nasional.

“Kami sudah memperjuangkannya selama 15 tahun tetapi mungkin belum rezeki. Mohon kepada Pak Ketua bantu supaya bisa wujudkan keinginan masyarakat Bima agar tokoh kami, pahlawan kami di Bima dinobatkan sebagai pahlawan nasional,” kata Ketua Majelis Adat Kesultanan Bima, Hj Fera Amalia.

Dikutip dari siaran pers, Rabu (8/6), dalam kesempatan itu Wali Kota Bima Muhammad Lutfi  mengungkapkan hal serupa. Menurutnya gelar pahlawan nasional sangat penting mengingat sumbangsih besar Sultan Muhammad Salahuddin pada negara.

“Sultan Muhammad Salahuddin dengan kerelaannya pada saat itu mengikrarkan diri bahwa Kesultanan Bima bergabung dan mendukung berdirinya Republik Indonesia,” kata Lutfi.

“Masa pra kemerdekaan, Bung Karno mendekati para sultan di Nusantara. Termasuk Sultan Muhammad Salahuddin. Artinya bangsa ini terwujud dari kerelaan yang diberikan oleh para Sultan kepada Bung Karno sebagai pendiri bangsa,” imbuhnya.

Menurut Lutfi, Sultan Muhammad Salahuddin sebenarnya sudah diberi penghargaan Bintang Mahaputra  oleh Kementerian Sosial. Namun, masyarakat Bima dan hampir seluruh NTB tetap menuntut agar dijadikan sebagai pahlawan nasional.

Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri mengatakan, bahwa begitu besar harapan masyarakat Bima agar Sultan Muhammad Salahuddin diangkat jadi pahlawan karena sampai saat ini dia merupakan kebanggaan masyarakat Dana Mbojo (Tanah Bima)

“Saat kejayaan Bima, beliaulah yang menyerahkan diri untuk bersama NKRI. Makanya tugas kita kemudian menghargai perjuangan dan kebesaran hati itu. Tugas kita yang lain adalah menjaga dan melestarikan bukti sejarah dari Kesultanan Bima yang pernah membanggakan dan masyur pada zamannya,” tukasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut LaNyalla mengatakan akan berusaha memperjuangkan dan mengawalnya hingga berhasil.

“Kami minta sampaikan melalui surat resmi kepada DPD RI. Dilengkapi dengan dokumen dan bukti lainnya. Kami akan kawal dan perjuangkan. Karena memang sudah tugas kami menerima aspirasi dari daerah untuk diteruskan ke pihak terkait di pusat,” papar dia.

LaNyalla didampingi senator asal NTB yaitu Evi Apita Maya, Achmad Sukisman Azmy, TGH. Ibnu Halil dan Lalu Suhaimi Ismy, Staf Ahli Ketua DPD RI Baso Juherman dan Ketua Tim Pokja Kerajaan Nusantara Yurisman Star.

Tampak hadir Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer, Putra Mahkota/Jenateke Kesultanan Bima Muhammad Putera Ferryandi, jajaran Fokopimda Kabupaten dan Kota Bima, para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.