Senin, 28 November 22

Kurniasih Minta Pemerintah Perhatikan Jemaah Umrah agar Tidak Terlantar Karena Langkanya Vaksin Meningitis

Kurniasih Minta Pemerintah Perhatikan Jemaah Umrah agar Tidak Terlantar Karena Langkanya Vaksin Meningitis
* Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Dr Kurniasih Mufidayati. (Foto: Kapoy/obsessionnews)

Obsessionnews.com – Kelangkaan vaksin meningitis tengah melanda Indonesia. Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi mulai langkanya vaksin meningitis karena kapasitas produksi dari dua produsen vaksin yang dipesan Kemenkes terbatas.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Dr Kurniasih Mufidayati meminta agar pemerintah melalui lintas kementerian melakukan koordinasi bersama agar calon jamaah umrah Indonesia tidak terlantar.

Baca juga: Kurniasih Ajak Warga Jaksel Ikuti Vaksinasi Booster

Salah satu yang bisa dilakukan sebagai langkah strategis adalah dengan melakukan lobi dengan Pemerintah Arab Saudi tentang syarat vaksin meningitis sebagai syarat wajib jamaah umrah.

“Saat ini tengah ada perubahan beberapa regulasi umrah ini mungkin jadi momentum untuk membicarakan beberapa hal termasuk syarat vaksin meningitis. KJRI Jeddah menyebut di lapangan tidak ada lagi pemeriksaan untuk vaksin meningitis. MUI juga menyebut pemerintah Arab Saudi baru tahu jika vaksin meningitis mengandung zat haram. Ini bisa jadi momentum untuk melakukan lobi,” ujar Kurniasih dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Kurniasih Ajak Masyarakat Tingkatkan Protokol Kesehatan

Kemenkes sebagai operator pengadaan vaksin meningitis hanya berfungsi menyediakan layanan vaksin meningitis karena syarat kewajiban vaksin meningitis berasal dari pemerintah Arab Saudi.

“Untuk jangka pendek perlu dilakukan langkah bersama khususnya dari Kemenkes dan Kemenag untuk penyediaan vaksin bagi jemaah umrah. Lakukan audit dari total yang stok vaksin yang ada dengan rencana pengadaan ke depan dibandingkan dengan calon jemaah umrah yang sudah membayar dan siap berangkat. Sementara jangka panjang bisa melakukan lobi ke pemerintah Arab Saudi terkait syarat vaksin ini,” ujar Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II ini.

Kurniasih juga meminta agar Dinas Kesehatan di Pemerintah Daerah memantau stok vaksin meningitis di masing-masing wilayah dan dilaporkan secara berkala ke pusat. Ia juga meminta agar tidak ada pihak-pihak yang mempermainkan harga di tengah kelangkaan vaksin ini.

“Tindakan jangka pendek bisa dilakukan berdasarkan data yang akurat. Selain itu pastikan harganya tidak dipermainkan sehingga justru memberatkan calon jamaah umrah. Mereka sedang melaksanakan hak ibadahnya yang dilindungi regulasi bukan menjadi komoditas pasar yang bebas dipermainkan,” ungkapnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.