Minggu, 29 Mei 22

Kronologi Terbongkarnya Kasus Perkawinan Sedarah di Luwu Sampai Punya Dua Anak

Kronologi Terbongkarnya Kasus Perkawinan Sedarah di Luwu Sampai Punya Dua Anak
* Pelaku AA diamankan polisi. (Foto: Info Makkasar)

Luwu, Obsessionnews.com – Kisah cinta terlarang antara adik dan kakak kembali terjadi. Kali ini kejadiannya berlangsung di Desa Lamunre Tengah, Luwu, Sulawesi Selatan. Pria berinisial AA (38) menjalin cinta terlarang dengan adik kandungnya BI (30). Parahnya lagi mereka sudah memiliki dua anak.

Bagaimana kasus ini bisa terungkap? Warga desa sebenarnya sudah manaruh curiga cukup lama dengan keberadaan dua sejoli adik kakak tersebut. Pasalnya BI selalu mengaku sebagai seorang janda beranak lima yang sudah dua kali bersuami. Namun, warga tak ada yang mengetahui mantan kedua suaminya BI.

Kecurigaan warga semakin menjadi-jadi takkala dia memiliki dua anak berumur 2,5 tahun dan 1,5 tahun. Meski mengaku kedua anak itu buah cinta dari perkawinan lamanya, warga tetap tidak percaya.

“Sudah lama dicurigai warga, cuma karena dia statusnya sudah bersuami dua kali jadi warga kira suami lamanya. Tetapi kan tidak pernah dilihat suami mana yang datang, karena kalau ditanya kedua anaknya itu dia mengaku hasil hubungan suaminya,” katanya saat dikonfirmasi di depan Kantor Desa Lamunre, Minggu (28/7/2019).

Sewaktu mulai dicurigai oleh warga, BI memutuskan untuk meninggalkan kampung karena takut aibnya ketahuan. Namun tak berselang lama ia kembali ke kampung halamannya, dan terlihat BI hamil lagi. Kecurigaan warga pun semakin memuncak.

Warga kemudian memanggil pemerintah setempat untuk mendatangi dan menanyakan kepada BI tentang kehamilannya itu. Saat didatangi di rumahnya, keduanya tengah berada dalam rumah, warga lebih dulu menemui anaknya di depan dan menanyakan keberadaan ibunya.

Namun, anaknya mengatakan ibunya sedang di kamar tidur bersama omnya (pelaku AA). Anak itu memang tahunya AA adalah pamannya, bukan bapak kandung.

“Dari pengakuan anaknya inilah yang makin membuat warga bergejolak dan meminta keduanya mengakui perbuatannya. Saat ditanya, keduanya mengakui dan kami sampaikan ke polisi untuk ditangkap,” ucapnya.

Setelah diamankan, kepala Desa Lamunre Tengah melakukan pertemuan dengan masyarakat serta sejumlah pihak antara lain, ketua MUI, kepolisian, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, tokoh agama, serta lembaga pemerhati perempuan dan anak

Hasil keputusan bersama, masyarakat Desa Lamunre Tengah sudah tidak menerima keberadaan AA dan BI, serta keluarga mereka. Jadi masyarakat menginginkan agar mereka meninggalkan kampung.

Di rumah tersebut tinggal 7 orang yakni 4 anak masing-masing 2 anak dari hubungan suami lama BI, 2 anak hasil hubungan cinta terlarang, serta tinggal orangtua pelaku dan kedua pelaku.

Sebelumnya pada Sabtu (27/07/2019) sore warga mendatangi rumah pelaku untuk mengusir keduanya, Bahkan keduanya nyaris diserang warga. Beruntung pihak kepolisian dari Polsek Belopa tiba dan mendinginkan suasana. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.