Minggu, 3 Maret 24

KPU, Tim Dittipidsiber Bareskrim Polri dan BIN Kerja Sama Telusuri Dugaan Kebocoran Data Pemilu 2024

KPU, Tim Dittipidsiber Bareskrim Polri dan BIN Kerja Sama Telusuri Dugaan Kebocoran Data Pemilu 2024
* Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari saat menyampaikan keterangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/11/2023). (Foto: ANTARA/Andi Firdaus)

Obsessionnews.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari mengumumkan bahwa KPU bekerja sama dengan tim dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mendalami laporan terkait dugaan kebocoran data Pemilu 2024 di situs resmi KPU, kpu.go.id.

“Kami masih memastikan apakah informasi itu benar atau tidak. Kami bekerja sama dengan tim yang selama ini sudah ada, yaitu tim dari KPU, tim Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), kemudian dari tim cyber crime Mabes Polri, dan juga BIN dan Kemenkominfo,” kata Hasyim di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Tim gabungan, yang melibatkan KPU, BSSN, tim cyber crime Mabes Polri, dan BIN serta Kemenkominfo, segera bergerak sejak informasi diterima pada Selasa (28/11). Tim teknologi informasi (IT) KPU, termasuk tim Patroli Siber Polri, aktif memeriksa dan menelusuri informasi tersebut.

Hasyim menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh dan pelacakan kebenaran informasi tersebut. Data Pemilu 2024, yang dapat diakses publik secara daring pada situs cekdptonline.kpu.go.id, kini tengah diperiksa.

“Dalam situasi seperti ini, keberlanjutan informasi sangat penting. Kami akan mengambil tindakan lebih lanjut setelah indikasi-indikasi sudah jelas,” tegas Hasyim.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Adi Vivid A. Bachtiar, mengungkapkan temuan dugaan kebocoran data pemilih melalui patroli siber. Peretas anonim bernama “Jimbo” telah mengklaim meretas situs KPU dan membagikan data pemilih di situs BreachForums, yang umumnya digunakan untuk menjual data hasil peretasan. (Antara/Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.