Minggu, 3 Maret 24

KPK Pertimbangkan Bantuan Hukum untuk Firli Bahuri

KPK Pertimbangkan Bantuan Hukum untuk Firli Bahuri
* Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango. (Foto: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Obsessionnews.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara Nawawi Pomolango menyatakan, bahwa lembaga antirasuah saat ini sedang mempertimbangkan pemberian bantuan hukum kepada Firli Bahuri, mantan Ketua KPK, dengan salah satu pertimbangannya adalah komitmen ‘zero tolerance’ terhadap korupsi.

“Kami mempertimbangkan banyak hal, karena kami punya komitmen lembaga ini adalah lembaga yang harus zero tolerance daripada isu korupsi. Itu akan menjadi bagian pertimbangan kami apakah akan melakukan pendampingan atau tidak kepada yang bersangkutan,” kata Nawawi dalam keterangan pers di Jakarta.

Baca juga: Ghufron Minta Maaf soal Ketua KPK Firli Bahuri Jadi Tersangka

Nawawi menambahkan bahwa KPK akan menggelar rapat internal untuk segera menentukan sikap terkait bantuan hukum tersebut.

“Akan diagendakan untuk menyikapinya apakah bantuan hukum itu akan kami lakukan kepada yang bersangkutan atau tidak,” ujarnya.

Firli Bahuri secara sementara diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua KPK melalui surat Keputusan Presiden Nomor 116 Tahun 2023, yang dikeluarkan pada 24 November 2023. Seiring dengan surat tersebut, Presiden juga menetapkan Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara menggantikan Firli.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai Tersangka

Nawawi mengakui bahwa KPK saat ini dihadapkan pada tugas berat, terutama dalam menghadapi situasi yang telah dipahami oleh rekan-rekan media dan sejumlah pihak.

“Ada tugas berat yang diberikan kepada kami. Sebelumnya, saya sudah mengemban tugas ini sebagai wakil ketua KPK, tapi kemudian dengan segala dinamika berkembang, teman-teman sudah tahu seperti apa situasi yang sekarang dihadapi oleh KPK sampai tiba pada titik yang seperti ini,” jelas Nawawi.

Salah satu fokus utama KPK saat ini, menurut Nawawi, adalah menjaga dan memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah tersebut. Rasa kepercayaan publik dianggap sebagai modal utama KPK dalam menjalankan tugasnya. (Antara/Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.