Senin, 6 Juli 20

Korban Longsor Gowa Tanpa Bantuan, Relawan Nekat Tembus Daerah Terisolir

Korban Longsor Gowa Tanpa Bantuan, Relawan Nekat Tembus Daerah Terisolir
* Relawan mencoba masuk ke daerah terisolir akibat longsor di Gowa, Sulsel. (Foto: Wahdah Islamiyah)

Gowa, Obsessionnews.com – Langkah nekat harus ditempuh puluhan relawan untuk menembus daerah terisolir akibat bencana longsor di Gowa, Sulawesi Selatan. 

Salah satu lokasi longsor yang terisolir pasca bencana tersebut yakni di wilayah Dusun Kampung Beru, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Gowa, Sulsel.

Mereka berjalan kaki dua hari dua malam membawa perlengkapan medis dan makanan siap saji, menorobos longsor dan melawan arus deras sungai untuk sampai ke tujuan.

Mereka berangkat dengan jumlah 20 orang sejak Kamis (24/1/2019), dari Dusun Pattiro, Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, menuju Dusun Kampung Beru.

“Kami sadar bahwa akses ke sana sangat berbahaya dan hanya ditempuh dengan berjalan kaki,” Muhammad Zarkawi Yahya, relawan Ikatan Alumni (IKA) Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin, pada Sabtu, (26/1/2019).

Langkah nekat ini harus ditempuh karena di daerah tersebut terdapat puluhan korban yang membutuhkan pertolongan medis dan maupun makanan sehari-hari.

Zarkawi menungkapkan, hingga saat ini mereka masih dalam perjalan dan terpaksa bermalam di hutan dengan kondisi cuaca buruk yang tidak menentu.

Sejumlah sungai dengan arus yang deras telah mereka lewati dan berharap tiba di tujuan untuk melakukan pertolongan kepada korban.

Sebelumnya, bencana longsor dan banjir yang melanda Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, telah menelan 33 korban jiwa. Puluhan korban yang dinyatakan hilang masih dalam pencarian. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.