Kinerja Ekspor Perdagangan RI Surplus

Jakarta, Obsessionnews - Pada periode Januari hingga Agustus 2015, neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus 6,2 miliar dolar AS. Sedangkan di bulan Agustus saja, capaiannya sebesar 433,8 juta dolar AS. Surplus neraca perdagangan Januari hingga Agustus 2015, ditopang non migas sebesar 10,8 miliar dolar AS. Sedangkan sektor migas, mengalami defisit 4,6 miliar dolar AS. Berdasar data yang dirilis Kementerian Perdagangan, kinerja ekspor non migas pada Agustus 2015 naik 11,2 miliar dolar AS ataui 11,2% ketimbang bulan sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan ekspor non bigas pada bulan yang sama didorong peningkatan ekspor ke negara tujuan utama seperti Taiwan 40,7%, Filipina 22,1%, Korea Selatan 21,2%, Singapura 14,8% serta Amerika Serikat 14,1%. Selanjutnya, selama periode Januari hingga Agustus 2015, pertumbuhan ekspor non migas yang masih tumbuh positif antara lain ke negara Saudi Arabia 23,8%, Vitenam 13,5%, Filipina 4,1%, Korea Selatan 2,4% dan India 1,5%. Kalau dihitung sejak periode tersebut, ekspor non migas hanya mencapai 89,6 miliar dolar AS. Angka ini, turun 7,3% year on year akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar 4,1% ketimbang bulan sebelumnya. Kinerja ekspor Agustus 2015 ketimbang Agustus 2014, menunjukkan terjadinya penurunan pada semua sektor kecuali pertanian yang tumbuh 12,3% year on year. Pada sektor ini yang naik signifikan antara lain kopi, teh serta rempah 28,7%. Sedangkan gandum 822,2% dan kakao 3,2%. Secara kumulatif, selama Januari hingga Agustus 2015, kinerja ekspor pertanian naik 1,8% ketimbang periode sama tahun 2014. (Mahbub Junaidi)




























