Kamis, 24 Juni 21

Kiai Masjkur, Misi Haji Bung Hatta dan Bung Karno

Kiai Masjkur, Misi Haji Bung Hatta dan Bung Karno
* K.H. Masjkur.

Oleh: Lukman Hakiem, Peminat Sejarah

 

MUSIM haji tahun ini, untuk kedua kalinya, pemerintah Republik Indonesia meniadakan perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci. Wabah Covid 19 yang melanda seantero jagad, melatarbelakangi keputusan pembatalan tersebut.

Sejak Indonesia merdeka, peristiwa pembatalan keberangkatan jamaah bukanlah peristiwa pertama. Riwayat mencatat, di masa Kabinet Soekiman Wirjosandjojo (1951-1952), Menteri Agama K.H. A. Wahid Hasjim pernah membatalkan 75% calon jamaah haji yang sudah siap berangkat.

Di masa itu, jamaah haji berangkat ke Tanah Suci dengan kapal laut yang menghabiskan waktu hampir satu bulan.

Ketika 25 ribu jamaah sudah berangkat, terbetik kabar di Saudi Arabia menjalar wabah penyakit yang cukup ganas.

Tidak mau ambi risiko baik maskapai perjalanan laut, maupun pemerintah mengambil keputusan cepat, membatalkan 75 ribu calon jamaah haji yang siap berangkat.

Kebijakan Menteri Agama Wahid Hasjim itu melahirkan reaksi di  parlemen. Sejumlah anggota mengajukan usul Interplasi, tetapi usul itu kandas karena ditolak oleh mayoritas anggota parlemen yang memahami alasan pengambilan keputusan.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.