Minggu, 26 Mei 19

Kharis Kutuk Pembunuhan Jamaah Masjid di Selandia Baru!

Kharis Kutuk Pembunuhan Jamaah Masjid di Selandia Baru!
* Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sejumlah media memberitakan pada hari ini, Jumat (15/3/2019) waktu mendekati sholat Jumat di negara Selandia Baru telah terjadi pembantaian di dua masjid di kota Christchurch. Sejumlah orang dilaporkan tewas dalam penembakan tersebut, meski kepolisian setempat belum menyampaikan keterangan mengenai korban jiwa.

Selain terjadi penembakan, sejumlah bahan peledak juga ditemukan yang menurut polisi Selandia Baru, jenis improved explosive devices (IED) yang dipasang di kendaraan-kendaraan sebagai bagian dari serangan itu.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari mengaku prihatin dan mengutuk tindakan terorisme terhadap jamaah sholat Jumat yang tidak bersalah. Kharis mendesak agar Selandia Baru dan pihak keamanannya bisa memberikan perlindungan kepada umat Islam di Selandia Baru, khususnya warga negara Indonesia di sana.

“Saya sebagai Ketua Komisi I DPR RI menyatakan bela sungkawa kepada semua korban yang dibunuh secara keji. Semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT sebagai syuhada. Saya meminta penegakan hukum dan kalau perlu hukum mati pelaku terorisme tersebut. Jangan ada sejengkal pun di bumi ini ada sifat intoleran yang merenggut korban nyawa seperti di Selandia Baru,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima obsessionnews.com, Jumat.

Menurut anggota DPR dari Fraksi PKS ini, pemerintah Selandia Baru tentu sudah mempunyai data dan infomasi intelijen terkait kasus tersebut, sehingga harusnya bisa dicegah. Apalagi pelaku memakai media sosial dalam melakukan aksinya.

“Ini bukan lagi soal kelompok kriminal. Apalagi media hanya menyebut penembakan ini mencederai rasa kemanusiaan kita. Jelas terorisme itu ada dan terjadi di sana. Saya prihatin dan mengutuk aksi pembantaian di Jumat kelabu ini. Ini duka dunia, bukan hanya korban di Selandia Baru,” tegas Kharis.

Anggota DPR asal Solo ini juga meminta agar Kementerian Luar Negeri segera mendatangi korban dan memberikan perlindungan hukum, keamanan dan keselamatan WNI disana.

“Bagaimana rakyat sipil bisa membawa senjata begitu mudah. Kita minta Kmenterian Luar Negeri dan Kedubes Indonesia bergerak cepat untuk mendata, mendampingi, memastikan keamanan dan keselamatan semua WNI di Selandia Baru, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat. Sehingga kita pastikan semoga tidak ada WNI yang menjadi korban,” pungkasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.