Jumat, 3 Februari 23

Kharis Dukung Pencinta Tosan Aji Usulkan 25 November sebagai Hari Keris Indonesia

Kharis Dukung Pencinta Tosan Aji Usulkan 25 November sebagai Hari Keris Indonesia
* Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Abdul Kharis Al Masyhari mengunjungi Pameran Keris di Museum Keris Nusantara yang berlokasi di kawasan Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/11/ 2022). (Foto: Tim Media Kharis)

Obsessionnews.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Abdul Kharis Al Masyhari mendukung usulan pencinta tosan aji agar tanggal 25 November dijadikan sebagai Hari Keris Nasional.

 

Baca juga:

Hadiri Pasar Rakyat dan Jalan Sehat PKS Sukoharjo, Kharis Terima Aspirasi Capreskan Anies Baswedan

Kharis Minta Kemenlu RI Bergerak Cepat Llndungi WNI di Ukraina

 

 

 

Kharis menyampaikan hal itu di sela-sela mengunjungi Pameran Keris di Museum Keris Nusantara yang berlokasi di kawasan Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/11/ 2022).

“Saya mendukung tanggal 25 November dijadikan sebagai Hari Keris Nasional, karena pada tanggal 25 November 17 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2005, UNESCO telah mengukuhkan keris Indonesia sebagai karya agung warisan kemanusiaan milik seluruh bangsa di dunia. Itu artinya dunia telah mengakui dan memberikan penghargaan keris Indonesia,” ujar Kharis dikutip dari siaran pers.

 

Tampak hadir pula mengunjungi pameran ini para pencinta keris antara lain Ketua Paguyuban Sutresna Tosan Aji Nunggak Semi DR. Suparjito, Kanjeng Agus Brotosuro, GPH Puger, Heri Suryo Wibowo dan pemilik Galery Seni Sandi Mataram Rosnendya Yudha Wiguna.

Didampingi Kepala UPT Museum Keris Nusantara Luthfi Khamid para pegiat perkerisan nampak khusyuk mengamati ratusan keris yang dipajang.

Luthfi mengatakan, pameran ini merupakan agenda tahunan yang selalu diadakan Museum Keris Nusantara dalam rangka memperingati Hari Keris Dunia. Pada tahun-tahun sebelumnya selain pameran, Museum Keris Nusantara juga menyelenggarakan Bursa Keris yang diikuti masyarakat perkerisan dari berbagai daerah.

“Hanya saja sejak pandemi lalu kita belum mengadakan Bursa Keris. Smoga tahun depan sudah bisa kita laksanakan lagi,” terangnya kepada Kharis dan tamunya.

Di akhir kunjungannya Kharis menitipkan pesan pada Luthfi semoga Museum Keris Nusantara ini terus konsisten melaksanakan fungsinya untuk melestarikan budaya adi luhung bangsa Indonesia sekaligus memperkenalkan kepada semua kalangan masyarakat termasuk generasi muda.

“Saya juga berharap msyarakat perkerisan bersatu padu agar mampu terus bertahan di tengah perubahan jaman,” tutur Kharis. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.