Senin, 9 Desember 19

Ketua MPR: Pemilu Bukan Perang, Prabowo dan Jokowi Kader Terbaik

Ketua MPR:  Pemilu Bukan Perang, Prabowo dan Jokowi Kader Terbaik
* Ketua MPR Zulkifli Hasan di acara pres gathering wartawan parlemen. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Obsessionews – Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, kemenangan atau kesuksesan dalam pemilu tidak diukur oleh siapa yang menang. Tapi mereka yang bisa menjahit kembali persatuan. Sebab kedua kubu yang bertarung sama-sama memiliki alasan untuk menang. Sedangkan yang kalah ada sikap saling curiga.

“Itulah menang atau sukses dalam pemilu. Tapi kalau itu tidak terjadi maka tidak ada yang menang dalam pemilu. Jika pun ada pemenang, kita katakan kalah kalau saling curiga masih berlanjut setelah pemilu usai,” ujar Zul membuka Press Gathering Pimpinan MPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan DPR/MPR/DPD di Hotel Swiss Bell Lampung, Jumat malam (22/3/2019).

Persoalan yang dihadapi sekarang ini, kata Zulhasan sapaan akrab Zulkifli Hasan, adalah suasana pemilu yang begitu panas. Dari perjalanan berkeliling ke berbagai daerah, Zulkifli mengungkapkan suasana panas juga terjadi di daerah. Dia mengibaratkan suasana panas itu seperti jerami kering yang sedikit saja api bisa membakar semuanya.

“Saya sudah berkeliling hampir 500 kabupaten dan saya merasakan suasana panas itu,” ungkapnya.

Menurutnya, kekhawatiran bukan pada jelang pemungutan suara 17 April 2019 melainkan sesudah pemungutan suara. Dia memperkirakan sampai pada pemungutan suara 17 April tidak akan terjadi apa-apa. “Saya tidak khawatir hari ini sampai tanggal 17 April 2019. Tidak akan terjadi apa-apa. Tapi setelah pemungutan suara, saya khawatir,” katanya.

“Kalau masing-masing pihak merasa menang, terus bagaimana? Apalagi dengan beda suara yang tipis?” imbuhnya.

Menurut Zulkifli, pemilihan presiden dilakukan setiap lima tahun. Tapi seringkali justru berkepanjangan. Karena terjadi keributan. “Pilpres ini setiap lima tahun, tapi kita tidak boleh berkepanjangan. Kalau sampai terjadi rusuh, kita mundur lagi. Kita jaga bersama rumah kita, negeri kita ini,” ujar pria yang akrab disapa Zulhasan ini.

Karena itu dia mengimbau semua pihak untuk saling menghormati dan menghargai serta melaksanakan Pemilu dengan Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil). Baik Jokowi maupun Prabowo menurutnya sama-sama kader terbaik. Sehingga jangan kaitakan pemilu dengan perang.

“Pemilu ini bukan perang. Sama sekali tidak. Kita menjalani demokrasi karena itu ada pemilu. Pak Jokowi dan Pak Prabowo adalah kader terbaik Indonesia. Pemilu ini tentang saudara kita juga,” tandasnya.

Zulhasan menegaskan pemilu harus dilaksanakan secara Luber Jurdil. Jangan ada kecurigaan. “Pemilu harus Luber Jurdil. Setelah itu kita jahit kembali merah putih agar kita kembali bersatu pasca pemilu yang panjang dan melelahkan serta mengaduk-aduk perasaan, persaudaraan, kebangsaan, persatuan. Setelah pemilu, kita satukan lagi,” tegasnya.

Pada masa menjelang pemungutan suara 17 April 2019 ini Zulkifli Hasan mengajak media untuk tidak membuat suasana menjadi semakin panas melainkan menyejukan dan meredakan ketegangan. Media sebagai pilar keempat demokrasi mempunyai peran sangat penting. “Ayolah teman-teman media kita jaga rumah kita, negeri ini. Media mempunyai peran yang penting,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah juga meminta media untuk menyajikan informasi yang menyejukan menjelang pemungutan suara 17 April 2019. “Selain meliput kegiatan di parlemen, rekan-rekan media juga bisa menyajikan berita dan informasi yang menyejukan,” ujarnya.

Selain itu, Siti Fuziah juga mengharapkan media untuk mendorong masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan tidak Golput. “Kami berharap teman-teman media juga ikut mendorong masyarakat agar tidak Golput dan datang ke TPS, ” kata Ibu Titi, sapaan akrab Siti Fauziah.

Press gathering, Siti Fauziah menambahkan, adalah untuk mempererat silaturahmi dengan wartawan parlemen. Dia mengharapkan wartawan parlemen bisa memberitakan kegiatan MPR secara menyeluruh dan utuh dan bisa dipertanggungjawabkan mengingat MPR sebagai rumah kebangsaan dan pengawal konstitusi.

Usai pembukaan press gathering digelar diskusi dengan tema “Etika Politik dalam Pemilu” menghadirkan narasumber anggota MPR Fraksi PKS Almuzammil Yusuf dan Ketua Fraksi PAN MPR Alimin Abdullah. Turut hadir dalam pembukaan press gathering Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung serta Kepala Bagian Pemberitaan MPR M Jaya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.