Sabtu, 20 Agustus 22

Keren! IAIN Takengon Diperkuat Fasilitas Gedung Perpustakaan, Pusat Bahasa dan Kegiatan Mahasiswa

Keren! IAIN Takengon Diperkuat Fasilitas Gedung Perpustakaan, Pusat Bahasa dan Kegiatan Mahasiswa
* Peresmian gedung perpustakaan, ruang kuliah, dan gedung Pusat Pengembangan Bahasa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, 4 Maret 2022. (Foto: kemenag.go.id)

Takengon, obsessionnews.com – Tersedianya berbagai fasilitas di perguruan tinggi tentu akan membuat kegiatan belajar dan mengajar lebih nyaman. Salah satu contohnya adalah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh,  yang terus berbenah. Kampus yang bertransformasi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi IAIN pada 2020 ini terus melakukan peningkatan fasilitas infrastruktur perkuliahan.

Baca juga:

Berkolaborasi dengan IAIN Bukittinggi, Kankemenag Pasaman Barat Luncurkan Ambulans Kemenag Peduli

Rangkul Perusahaan Startup Nasional, IAIN Parepare Kembangkan Career Center dan Tracer Study bagi Alumni

Dikutip dari situs kemenag.go.id, Senin (7/3/2022), terbaru telah diresmikan gedung perpustakaan dan ruang kuliah di Kampus Ujung Gergung, serta gedung Pusat Pengembangan Bahasa, Ruang Kuliah dan Pusat Kegiatan Mahasiswa di kampus Pengembangan, Mulie Jadi, Kecamatan Silih Nara. Keren!

Karena pandemi Covid-19 gedung-gedung yang sudah selesai dibangun sejak 2019 ini baru diresmikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Kementerian Agama Ali Ramdhani pada 4 Maret 2022. Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti di gedung perpustakaan, kampus IAIN Takengon yang berlokasi di Ujung Gergung.

Peresmian gedung ini juga dikemas dengan Kuliah Penguatan SDM bagi Dosen IAIN Takengon. Helat ini diikuti seluruh organ pada IAIN Takengon. Hadir juga Kepala Kantor Kemenag Aceh Tengah, Kepala Kantor kemenag Bener Meriah, sejumlah Pimpinan Dayah dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, serta sejumlah Dewan Penyantun.

Kuliah Penguatan SDM IAIN Takengon ini dibuka oleh Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar. Dia berharap para dosen terus berkontribusi bagi pembangunan SDM di daerahnya. Peran para dosen sangat dibutuhkan dalam ikut berupaya mengurangi angka kemiskinan di Aceh Tengah yang masih relatif tinggi.

“Ini perlu peran serta kampus untuk memberi solusi,” ujarnya.

Rektor IAIN Takengon Zulkarnain bersyukur atas kehadiran Ali Ramdhani untuk meresmikan sejumlah gedung. Zulkarnain berkomitmen bersama sivitas akademika IAIN Takongan akan memanfaatkan fasilitas yang ada dalam ikut menggerakkan kemajuan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Dinamisasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni secara terus-menerus memberi stimulasi dan harus dapat direspons oleh para dosen, respons adaptif akamodatif, dan lebih jauh tentu diharapkan respons produktif-inovatif,” tuturnya.

“Energi pendorong kemajuan harus terus lahir dari kampus ini. IAIN Takengon juga siap melaksanakan program Pendidikan Profesi Guru atau PPG, serta menyiapkan diri sebagai cyber Islamic University,” sambungnya.

Sementara itu Ali Ramdhani meminta para dosen untuk terus memperkuat humanitas berbasis ilmu pengetahuan. Yaitu penguatan kesadaran manusia yang memanusiakan melalui proses interaksi edukatif di kampus dan di tengah tengah masyarakat.

“Personalitas dosen adalah terus berupaya menggali ilmu serta berbagi ilmu. Ini merupakan prasyarat memajukan peradaban dan keadaban melalui dunia kampus,” ujarnya.

Dia juga mendukung penyelenggaraan program PPG. Dia berkomitmen agarPPG bisa segera dilaksanakan di Kampus IAIN Takengon.

“Lakukanlah upaya pengembangan program studi umum karena kesempatan terbuka. Misalnya, prodi agrotek, karena alam Gayo ini saya kira membutuhkan itu. Sejumlah program studi strata dua yang sedang disiapkan, segera kami kami kawal,” ujar Ramadhani. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.