Selasa, 9 Agustus 22

Kementerian PUPR Tata Kawasan Pura Agung Besakih

Kementerian PUPR Tata Kawasan Pura Agung Besakih
* Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melaksanakan penataan Kawasan Pura Agung Besakih di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali. (Foto: Kementerian PUPR)

Obsessionnews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melaksanakan penataan Kawasan Pura Agung Besakih di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali.

Penataan dilakukan sebagai upaya pelindungan kawasan cagar budaya Pura Agung Besakih yang merupakan pusat peribadatan umat Hindu di Bali sekaligus sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Baca juga: Dukung Peningkatan Kualitas SDM, Kementerian PUPR Bangun Politeknik Negeri Madura

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono mengatakan, pekerjaan fisik penataan kawasan tidak akan menyentuh area bangunan utama Pura Besakih yang digunakan sebagai tempat ibadah.

“Penataan kawasan ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang beribadah dan berwisata,” kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/5/2022).

Dia menambahkan, pada saat upacara besar pengunjungnya akan sangat ramai, sehingga perlu dibuat jalur masuk dan keluar yang berbeda disamping pengaturan sirkulasi jalan.

Baca juga: Kementerian PUPR Selesaikan Pekerjaan Penataan Bangunan Kawasan Taman Anggrek Bogor RI

“Hal ini untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan,” ujar Basuki.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah, Bali I Nyoman Sutresna mengatakan, pekerjaan dilakukan pada dua area, yaitu area Bencingah dan area Manik Mas yang ditargetkan selesai konstruksinya pada akhir 2022 dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada tahun 2023.

“Kementerian PUPR akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali selaku pengelola nantinya,” kata Nyoman.

Baca juga: Kementerian PUPR Rehabilitasi Tiga Fasilitas Umum yang Rusak di Sulteng

Lingkup pekerjaan di Area Manik Mas yakni pekerjaan gedung parkir beserta connecting, jalan baru, dan dinding penahan tanah. Sedangkan pekerjaan di area Bencingah mencakup bangunan kios besar,kios kecil, bale pasandekan, bale gong, bangunan powerhouse, dan jalan baru.

Pekerjaan fisik dilakukan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebagai kontraktor pelaksana dan PT Ciriajasa Cipta Mandiri selaku manajemen konstruksi dengan biaya APBN sebesar Rp378,4 miliar. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.