Minggu, 29 Mei 22

Kemenparekraf Siapkan Pendampingan Pelaku UMKM untuk Wujudkan Kebangkitan Ekonomi di Subang

Kemenparekraf Siapkan Pendampingan Pelaku UMKM untuk Wujudkan Kebangkitan Ekonomi di Subang
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Subang, Jawa Barat. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, obsessionnews.comMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, pihaknya akan menyiapkan berbagai program untuk dapat memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya pelaku ekonomi kreatif di Subang, Jawa Barat.

Melalui inovasi dan digitalisasi, Sandiaga optimistis produk-produk ekonomi kreatif karya pelaku UMKM di Subang akan menunjukkan kelasnya sehingga dapat membangkitkan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja seluas-luasnya.

“Kebangkitan Ekonomi di tengan pandemi mulai terasa di Kabupaten Subang, Jawa Barat, beberapa produk UMKM sudah menunjukan kelasnya, bahkan sudah mampu ekspor ke pasar internasional. Hal itu menjadi simbol kebangkitan UMKM dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Pulihkan Pariwisata Panorama Kembangkan Bisnis Lewat Travelpreneur

Ia menjelaskan, mempertahankan lapangan kerja merupakan peran bersama dari seluruh ekosistem ekonomi. Pemerintah hadir untuk memberikan fasilitasi dan pendampingan hingga terjadinya peningkatan. Baik secara produk maupun ekonomi.

Hal itu bisa terwujud salah satunya dengan program-program yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu. Kemenparekraf dikatakannya berkomitmen untuk menghadirkan program-program tersebut.

“Ini kita akan selaraskan dengan pelatihan, pendampingan dan pemasaran atau bootcamp, juga perizinan seperti sertifikasi halal dan lainnya akan kita fasilitasi juga. Sehingga produk-produk mereka akan bisa naik kelas dan ekspor ke depannya,” kata Sandiaga.

Terkait proses bootcamp, nantinya akan ada proses registrasi dan kurasi yang diharapkan mampu memicu penciptaan produk-produk kreatif lainya. Karena ada beberapa produk yang umurnya baru dua bulan, tapi sudah dikenal sampai pelosok nusantara.

Baca juga: Terus Fasilitasi UMKM Mahasiswa Goes Digital, Bhinneka dan LSPR Communication & Business Institute Luncurkan Lokapasar LSPR Plaza

“Para pelaku di sini baru menciptakan satu produk saja sudah laku ke seluruh Indonesia seperti ‘Panas Bang’ yang baru dua bulan hadir sudah dikenal sampai pelosok nusantara,” katanya.

Saat meninjau produk UMKM di Subang, Sandiaga sempat mencoba beberapa produk ekonomi kreatif unggulan, pertama ada kopi yang sudah juara dunia yaitu Java Preanger yang sudah ekspor ke Saudi Arabia. Kedua yaitu bidang fashion Batik Ganasan sebuah produk local wisdom.

“Kemudian tadi saya mencoba Pastry Nanas Subang atau yang disingkat ‘Panas Bang’, ini menunjukan kualitas produk ekraf Subang yang sudah mendunia untuk menjadi semangat kebangkitan ekonomi,” ujarnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.