Jumat, 13 Desember 19

Kemenparekraf Promosikan MotoGP Mandalika Melalui Media Trip

Kemenparekraf Promosikan MotoGP Mandalika Melalui Media Trip
* Kuta, Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempromosikan Moto GP Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan pulau Bali ke wisatawan mancanegara (wisman) Dubai melalui media trip yang pelaksanaannya selama delapan hari.

Melalui keterangan tertulis Kemenparekraf yang diterima obsessionnews.com pada Selasa (3/12) Vice Consul KJRI Dubai Mochammad Arief Ramadhan mengaku, pihaknya bekerja sama dengan Kemenparekraf menggelar media trip tersebut untuk mempromosikan lima destinasi super prioritas, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Baca juga: Menpar Optimis Sirkuit MotoGP Mandalika Mampu Tarik 100.000 Wisatawan

“Kami fokus mempromosikan Mandalika sebagai destinasi yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai satu di antara 5 destinasi sebagai destinasi super prioritas, dan akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan event MotoGP 2021,” ujar Arief.

Media trip yang mengajak para jurnalis yang bermarkas di Dubai, influencer sosial media (sosmed), travel agent, dan perwakilan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) di Dubai tersebut mulai mempromosikan MotoGP Mandalika kepada masyarakat internasional yang ada di Dubai.

Arief mengatakan, Dubai mempunyai penduduk 3,1 juta, 90 persennya adalah ekspatriat yang datang dari berbagai negara seluruh dunia. “Maka sangat tepat untuk mempromosikan event Moto GP Mandalika yang akan berlangsung pada 2021,”ucapnya.

Baca juga: Asian Games dan Moto GP Jadikan Magnet Baru Pariwisata

Dia menjelaskan, event balapan mobil (motor) tingkat dunia ini sangat digemari masyarakat Dubai. Di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, yang berjarak satu jam dari Dubai terdapat sirkuit Yas Marina di Pulau Yas yang menjadi tempat diselenggarakannya seri balapan mobil Formula Satu (F-1).

“Kalau event MotoGP Mandalika dikemas sebagai paket wisata yang menarik saya yakin akan banyak diminati wisman Dubai maupun dari kota-kota besar lain di UEA dan sekitarnya,” ungkap Arief.

Sebab di kalangan masyarakat UEA, Bali juga merupakan tempat wisata yang paling digemari dan belakangan ini Lombok juga semakin difavoritkan untuk dikunjungi.

Hal senada juga disampaikan perwakilan VITO Indonesia di Dubai Nour Aridi yang menyatakan, perlunya strategi promosi yang tepat untuk menarik wisatawan dunia yang ada di Dubai dan kota-kota besar UEA lainnya antara lain Kota Abu Dhabi tempat penyelenggaraan balapan mobil formula satu (F-1).

“Tinggal bagaimana strategi dari manajemen Moto GP mempromosikan event Moto GP Mandalika tersebut. Waktu relatif cukup untuk melakukan strategi promosi,” kata Nour.

Sebelumnya Menparekraf Wishnutama Kusubandio berharap event Moto GP di Mandalika Lombok nantinya akan menjadi event Moto GP terbaik di dunia. “Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2021 akan jadi event Moto GP yang terbaik yang pernah ada, Insya Allah,” ujar Wishnu dalam kunjungan kerja ke Mandalika baru-baru ini.

Dengan selesainya Mandalika International Street Circuit pada tahun depan, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer menilai, Mandalika akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat NTB dan Indonesia. Di antaranya dalam penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dolar AS.

“Di samping, menambah jumlah kunjungan wisman ke Indonesia hingga 300.000 wisman pertahun, juga mendorong meningkatnya belanja wisatawan hingga 40 juta dolar AS/tahun,” ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan media trip Dubai ke Bali dan Lombok berlangsung dalam 8 hari yakni 4 hari di Bali antara lain mengunjungi Ubud, Kintamani, Desa Wisata (terbersih dunia) Penglipuran, Seminyak, dan Kuta. Sedangkan 4 hari kedua di Lombok akan mengunjungi Mandalika (New Sirkuit for MotoGP 2021), Kampus Poltekpar Lombok, Sade Village dan Tetebatu Village, serta Gili Islands. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.