Kamis, 6 Oktober 22

Kemenparekraf Fasilitasi 13 Perusahaan Game yang Wakili Indonesia di Ajang Gamescom 2022

Kemenparekraf Fasilitasi 13 Perusahaan Game yang Wakili Indonesia di Ajang Gamescom 2022
* Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) bersama Sesmenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani (kanan) dan Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Yuana Rochma (kiri) dalam "Weekly Press Briefing" di Gedung Sapta Pesona, Jalarta, Senin (15/8/2022) menyampaikan dukungan terhadap 13 perusahaan game yang akan mewakili Indonesia di pameran dagang game terkemuka yaitu "Gamescom 2022" yang akan berlangsung 24-28 Agustus 2022 di Cologne, Jerman. (Foto: Kemenparekraf)

Obsessionnews.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memfasilitasi 13 perusahaan game yang akan mewakili Indonesia untuk mengikuti salah satu pameran dagang game terkemuka di dunia yaitu ‘Gamescom 2022’ yang akan berlangsung pada 24-28 Agustus 2022 di Cologne, Jerman.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Gamescom tahun ini adalah kali pertama bagi Indonesia untuk mengikutinya secara langsung hadir di acara.

Hal ini tentu tidak lepas dari peran serta berbagai pihak, diantaranya Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, KBRI Berlin, ITPC Hamburg, dan Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Baca juga: Kemenparekraf dan RichWorks International Kolaborasi Jadikan UMKM Indonesia Naik Kelas

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian dan lembaga yang ikut serta dalam mendukung dan memberangkatkan para delegasi kita ini ke Cologne, Jerman. Dengan demikian harapannya dapat meningkatkan ekspor, kesempatan, serta capaian bisnis dari game product dan game related product dari industri game lokal Indonesia di pasar game internasional,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/8/2022).

Tercatat pertumbuhan game di tahun 2020 sebesar 4,47 persen, tertinggi kedua setelah subsektor televisi dan radio. Sumbangan industri game terhadap devisa negara sebesar Rp24,88 triliun.

Plt. Deputi Bidang Pemasaran, sekaligus Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan ini adalah salah satu contoh konkrit bagaimana kementerian dan lembaga terkait berkolaborasi dalam mendukung suatu program.

Baca juga: Kemenparekraf Edukasi Peserta IWTCF 2022 Terkait Manfaat Minyak Atsiri untuk Aromaterapi

“Ini jadi contoh konkrit kolaborasi dengan k/l lain yaitu dengan Kominfo, Kementerian Perdagangan, Asosiasi Games Indonesia untuk berpartisipasi pada pameran industri game yang dilaksanakan di Jerman. Dan juga kolaborasi dengan Kedubes RI untuk Berlin,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma Astuti menambahkan nilai transaksi para delegasi Indonesia pada Gamescom tahun lalu (2021) mencapai Rp30 miliar.

“Dan untuk tahun ini (2022) kita ingin target nilai transaksinya mencapai lebih dari Rp30 miliar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang hadir secara daring, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan bagi para delegasi di ajang Gamescom 2022.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini agar industri game kita bisa go global, go internasional. Sudah saatnya kita menyerbu pasar dunia sehingga kita bisa mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045,” katanya.

Baca juga: Kemenparekraf Turut Semarakkan Ajang 11th ASEAN Para Games 2022

Staf Khusus Menkominfo, Dedy Permadi menuturkan bahwa jumlah pemain game secara global diperkirakan menembus 2,7 miliar orang pada tahun 2021, dan diprediksi akan bertambah lebih dari 400 juta pemain pada akhir 2023 mendatang. Sementara, di dalam negeri sendiri Kominfo melalui platform Indonesia Game (IGRS) mencatat pada tahun 2022 terdapat 350 game developer Indonesia yang terdiri dari 85 developer lokal dan 265 developer asing.

“Secara valuasi ini sangat besar. Karenanya pesan dari Menkominfo adalah Kominfo siap untuk mendukung program-program Menparekraf untuk pengembangan game nasional serta mendorong talenta-talenta game kedepan di Indonesia,” kata Dedy.

Sementara, Ketua Umum Asosiasi Game Indonesia, Cipto Adiguno, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Indonesia melalui kolaborasi kementerian dan lembaga yang terjalin untuk mengirimkan tim dalam ajang Gamescom 2022.

Dikatakan Cipto, pendapatan game terbesar itu berasal dari penjualan ekspor terutama ke pasar Amerika Serikat dan Eropa. Untuk meningkatkan performa bisnis ini sangat penting bagi industri game Indonesia untuk menggali bisnis dengan mitra di luar negeri, salah satunya melalui keikutsertaan dalam acara Gamescom.

Baca juga: Sandiaga Lantik 60 Pejabat Pengawas hingga Pejabat Fungsional di Kemenparekraf

“Untuk mencapai performa bisnis yang baik dalam event ini tidak bisa dicapai hanya sekali atau dua kali hadir, tapi harus secara konsisten hadir setiap tahun. Dan Kemenparekraf selalu hadir secara kontinyu untuk terus mendukung industri game dalam mengikuti pameran dagang game terbesar,” katanya.

“Dan sekarang kita mulai menuai hasilnya mulai banyak patner-partner bisnis yang mengantri untuk bertemu teman-teman kita yang akan dikirim ke Gamescom. Harapannya semakin sering kita ikut acara seperti ini semakin meningkatkan nama baik dan nilai positif dari partner-partner bisnis kita. Dan juga kami harap Gamescom tahun ini bisa meraup hasil yang baik sehingga bisa berkontribusi dalam kebangkitan Indonesia,” ujarnya.

Berikut daftar 13 perusahaan game terpilih yang akan menjadi wakil Indonesia di Gamescom 2022, yakni:

  1. Agate
  2. Devata Game Production
  3. iOta
  4. Satriver
  5. Komodoz
  6. Niji Games
  7. Arsanesia
  8. Redamantine Studios
  9. Bundar
  10. Wisageni Studio
  11. Big Fire Studio
  12. UMN Picture
  13. Megaxus Infotech.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.