Senin, 14 Oktober 19

Kemenpar Promosikan Pariwisata Lewat World Routes 2019

Kemenpar Promosikan Pariwisata Lewat World Routes 2019
* Foto bersama di acara World Routes 2019 di Adelaide Showground, Australia. (Foto: Dok Kemenpar)

Jakarta, Obsessionnews.com Pariwisata Indonesia dipromosikan dalam forum yang mempertemukan para pelaku industri penerbangan dunia yakni World Routes 2019 di Adelaide Showground, Australia pada 21-24 September 2019.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizki Handayani menjelaskan, keikutsertaan Kemenpar dalam ajang World Routes 2019 adalah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia sekaligus menemukenali potensi kerja sama dengan lebih dari 2.000 perwakilan industri dan otoritas aviasi dunia.

“Ini juga dalam upaya mendukung strategi extra ordinary efforts utamanya program Tourism Hub serta program Kerja Sama Airlines dan Wholesalers tidak hanya di wilayah Australia, Selandia Baru, dan Oceania, event ini merupakan pintu masuk untuk menjalin kerjasama dengan airlines dan airports dari seluruh belahan dunia,” kata Rizki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/9/2019).

Dalam forum tersebut, Kemenpar membuka stand dan bersama-sama dengan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II akan mengadakan pertemuan dengan negara perwakilan industri dan otoritas aviasi dunia yang hadir.

“Acara ini akan mempertemukan dan menghadirkan platform yang tak tertandingi. Untuk membahas pengembangan dan merencanakan strategi jaringan ke skala global,” kata Rizki.

Menurut dia, nantinya keikutsertaan dalam acara itu diharapkan bisa memberikan manfaat bagi industri penerbangan yang ada di Indonesia sekaligus dalam rangka untuk membuka rute-rute baru yang terkoneksi antar-rute.

“Sehingga akan memberikan manfaat yang baik dari segi pembiayaan dan waktu,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, sekitar 70 persen wisatawan mancanegara datang ke Indonesia melalui udara, sisanya adalah yang melalui pintu penyebrangan laut, dan sebagian menggunakan jalur darat.

Selain itu, wisatawan mancanegara itu masuk dari pasar utama destinasi wisata sebagian besar masih melalui transit, bukan penerbangan langsung.

“Padahal mereka pasti menginginkan datang ke berbagai destinasi yang kita tawarkan secara langsung, jadi enggak ribet,” ujarnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.