Selasa, 20 Oktober 20

Kemenhub Luncurkan Dua Aplikasi yang dapat Mencegah Penyebaran Covid-19 di Angkutan Umum

Kemenhub Luncurkan Dua Aplikasi yang dapat Mencegah Penyebaran Covid-19 di Angkutan Umum
* Acara launching e-ticketing Terminal Tipe A Jatijajar dan Aplikasi Lacak Trans. (Foto: Kapoy/Obsession news.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Memperingati Hari Perhubungan Nasional 2020 yang jatuh pada Senin (28/9/2020), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggelar upacara dan serangkaian acara. Salah satunya rangkaian acara Penyerahan Apresiasi Kepada Petugas Pelaksana Lapangan Darat, Laut, Udara, dan Perkeratapian.

Tidak hanya itu, acara juga dilanjutkan dengan launching e-ticketing Terminal Tipe A Jatijajar dan Aplikasi Lacak Trans. Kegiatan dilaksanakan di Terminal Tipe A Jatijajar, Depok dan disiarkan langsung melalui zoom webinar dan Youtube @bptj151.

Dalam kesempatan itu, Kemenhub meluncurkan dua aplikasi baru pencegah penyebaran Covid-19.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, peluncuran aplikasi ini tidak lepas dari adanya potensi penularan Covid-19 di angkutan umum.

“Kita harus bisa meminimalisir kemungkinan penularan akibat sentuhan penukaran tiket, uang tunai, dalam bentuk transaksi langsung lainnya,” kata Budi di Terminal Penumpang Tipe A Jatijajar, Depok.

Dengan menggunakan teknologi yang tersistem dalam E-Ticketing ini, menurutnya risiko tertular Covid-19 bisa berkurang. Sementara itu, ia juga menjelaskan bahwa satu aplikasi lainnya bernama Lacak Trans, punya fungsi berbeda.

Aplikasi lacak trans ini adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk masyarakat pengguna transportasi khususnya di Jabodetabek. Satu aplikasi yang dikembangkan agar masyarakat pengguna transportasi memiliki sarana untuk memantau risiko penularan covid 19.

“Baik di daerah yang mereka berada maupun daerah yang mereka tuju, di kendaraan yang mereka tumpangi maupun sepanjang rute yang akan mereka lalui,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, Polana B Pramesti mengatakan, aplikasi ini penting untuk segera disosialisasikan. Dia juga meminta masyarakat cerdas dalam memanfaatkan transportasi.

“Jadi prinsipnya pada masa pendemi ini, masyarakat jika tidak terlalu mendesak, jangan bepergian atau keluar rumah,” ujar Polana.

Namun, lanjut dia, jika terpaksa keluar rumah gunakan aplikasi lacak trans. “Aplikasi Lacak Trans ini untuk membantu masyarakat melakukan pencegahan dini terhadap potensi penyebaran virus sebelum dan ketika bermobilitas,” pintanya.

Adapun penerapan e-ticketing atau sistem tiket elektronik mulai berlaku di Terminal Penumpang Tipe A Jatijajar dan selanjutnya pada terminal-terminal di bawah pengelolaan BPTJ lainnya. Sistem ini merupakan salah satu bentuk inovasi layanan single e-ticketing dengan tujuan memudahkan masyarakat dalam menggunakan angkutan umum secara praktis.

“E-ticket ini agar semua cashless dan tidak ada interaksi antara petugas dan penumpang,” jelasnya.

Selain itu, sistem ini juga memastikan penumpang yang akan datang ke terminal sudah pasti mendapatkan dan memiliki tiket. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.