Sabtu, 16 November 19

Kejurnas Menembak Piala Panglima TNI Diikuti 1.200 Atlet

Kejurnas Menembak Piala Panglima TNI Diikuti 1.200 Atlet
* Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto saat membuka Kejurnas Menembak Piala Panglima TNI tahun 2019 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019). (Foto: Puspen TNI)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak Piala Panglima TNI (Panglima TNI Shooting Championship) tahun 2019 pada 30 Oktober – 3 November 2019 diikuti 1.200 atlet dari 15 Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) dan 30 Shooting Club dari seluruh Indonesia.

Kejurnas tersebut digelar di tiga tempat, yakni Lapangan Tembak Senayan, Lapangan Tembak Mabes TNI Cilangkap, dan Lapangan Tembak Cikupa Denarhanud 003 Kodam Jaya.  Sedangkan cabang yang dipertandingkan adalah menembak sesuai dengan materi Internasioanl Shooting Sport Federation (ISSF), menembak Pistol Presisi & Eksekutif, Senapan jarak 300 dan 600 meter serta Air Refile Metal Silhouette.

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto saat membuka Kejurnas Menembak Piala Panglima TNI tahun 2019 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019) mengatakan, Kejurnas ini merupakan ajang kualifikasi Minimum Qualifications Score (MQS) PON XX/2020 yang akan digelar di Papua pada September 2020, dan ajang promosi atlet Pelatnas Sea Games XXX tahun 2019 di Filipina.

Joni selaku Ketua Umum Pengurus Besar Perbakin menjelaskan, konsistensi di dalam pembinaan olahraga, khususnya olehraga menembak, menjadi suatu keharusan, karena olahraga menembak adalah keahlian TNI.

“TNI sering menjadi juara lomba tembak tingkat internasional, karena memang terlatih dan profesional,” ungkapnya seperti dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Puspen TNI, Rabu.

Kepada Pengurus Club Menembak yang ada di daerah, Kasum TNI berharap dapat bekerja sama dengan seluruh satuan TNI dan Polri yang telah memiliki fasilitas latihan lapangan tembak.

“Hal ini untuk mempermudah melaksanakan latihan, maka kita akan mudah dalam mencari bibit-bibit atlet menembak yang akan dibina menjadi atlet menembak profesional,” katanya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.