Rabu, 8 Juli 20

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Pembangunan Bendungan Sarmi

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Pembangunan Bendungan Sarmi
* Tim Tabur saat menangkap Yosina Troce Insyaf. (Foto: Dok Kejagung)

Jakarta, obsessionnews.com – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dan Tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura berhasil menangkap Yosina Troce Insyaf yang merupakan terpidana Tindak Pidana Korupsi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Bendungan Irigasi Lokasi SP II tahap 1 di Kabupaten Sarmi, Papua Tahun Anggaran 2012 yang merugikan negara sebesar Rp. 2.289.990.621,75.

Wakil Bupati Sarmi Papua ini ditangkap di L’avenue Apartment and Residence Jalan Raya Pasar Minggu, Nomor S801 Kav. 16 RT.7 RW. 9, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1524K/Pid.Sus/2018 tanggal 14 November 2018, Yosina dihukum dengan pidana penjara empat tahun dan denda sebesar Rp. 200.000.00 subsider enam bulan kurungan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2020).

Seperti diketahui, Program Tabur merupakan upaya optimalisasi penangkapan buronan pelaku kejahatan dalam rangka penuntasan perkara baik tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus.

Ditetapkan target bagi setiap Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia yaitu minimal satu kegiatan pengamanan terhadap buronan kejahatan untuk setiap triwulan.

Periode 2018-2019 terdapat 371 orang buronan pelaku kejahatan yang berhasil diamankan melalui program ini, terdiri dari 207 orang buronan kejahatan di tahun 2018 dan 164 orang buronan kejahatan di tahun 2019.

Pada tahun 2020 Program Tabur untuk Kejati Papua merupakan keberhasilan yang pertama sedangkan secara nasional Program Tabur telah berhasil mengamankan sebanyak 5 orang. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.