Jumat, 22 Oktober 21

Kadin Nilai Sektor UMKM Kurang Mendapat Perhatian Pemkot Depok

Kadin Nilai Sektor UMKM Kurang Mendapat Perhatian Pemkot Depok
* Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Membangun Kemitraan UMKM Depok Pengembang Properti, di Marketing Gallery Cimanggis City, Depok, Jabar.

Depok, Obsessionnews.com – Kamar Dagang dan Induslri Indonesia (KADIN) menilai perkembangan ekonomi di wilayah Depok, Jawa Barat cukup pesat namun kurang menyentuh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Perhatian Pemerintah Kota dan stakeholders terkait melalui program pemberdayaan dan pengembangan UMKM belum dilakukan secara menyeluruh dan kontinyu menyentuh seluruh potensi UMKM yang ada.

Pernyataan itu disampaikan Miftah Sunandar, Ketua KADIN Kota Depok, pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Membangun Kemitraan UMKM Depok Pengembang Properti, di Marketing Gallery Cimanggis City, Depok, Jabar, Rabu (15/11/2017).

“Padahal pelaku UMKM perlu mendapat perhatian penuh dari semua pihak sehingga perkembangan ekonomi di Kota Depok tidak hanya dinikmati oleh segelintir pengusaha berkantong tebal,” kata Miftah.

Permasalahan yang dihadapi UMKM sebetulnya bukan saja modal, tapi juga edukasi dan pendampingan sehingga mereka punya kesempatan berjualan dengan nyaman serta tentu menguntungkan.

Karenanya, untuk menciptakan kondisi tersebut, menurut Miftah perlu ada langkah-langkah kongkrit dan kontinyu dari pemerintah sebagai wujud keberpihakan terhadap pengembangan UMKM.

“Salah satunya mendorong kemitraan usaha strategis antara perusahaan skala besar dengan yang kecil,” ujar Miftah.

Project Director Cimanggis City, Sanggam Sitorus menyebut, salah satu kemitraan yang bisa dilakukan adalah menjadi supplier atau vendor yang menyuplai berbagai kebutuhan perusahaan skala besar.

“Dalam keseharian kami tentu banyak kebutuhan guna menunjang operasional bisnis, seperti pasokan catering saat event-event tertentu,” ungkap Sanggam.

Selain itu, lanjut Sanggam, Cimanggis City nantinya tidak hanya menawarkan hunian bertingkat tetapi juga menyediakan unit-unit ruko dengan harga sangat terjangkau bagi UMKM.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap tumbuhkembangnya UMKM di Kota Depok,” ucapnya.

Semakin bertambahnya kebutuhan hunian dengan harga terjangkau bagi masyarakat sub-urban di tengah keterbatasan lahan pengembangan di pusat kota, menjadi tantangan sekaligus peluang tersendiri bagi developer properti.

Guna menjawab tantangan tersebut, PT. Permata Sakti Mandiri membesut proyek properti di kawasan Cimanggis. Hunian vertikal yang diberi nama Cimanggis City ini ditawarkan dengan harga terjangkau bagi masyarakat sub-urban.

“Dengan adanya hunian ini diharapkan dapat menopang percepatan wilayah dan mampu berkontribusi pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Cimanggis City juga memberikan kemudahan cara pembayaran diantaranya dengan pembayaran cash bertahap maupun KPA Bank BTN. Tak hanya itu, untuk transaksi pada November 2017 ini disediakan hadiah langsung annual pass Jungleland. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.