Senin, 20 September 21

Jokowi Perintahkan Revisi PP Jaminan Hari Tua

Jokowi Perintahkan Revisi PP Jaminan Hari Tua

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2015 tentang BPJS Ketenagakerjaan yang mengatur mengenai pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi peserta yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Kita sudah lapor ke Presiden dan saya sudah mendapat perintah dari Presiden, intinya jaminan hari tua itu Presiden memerintahkan kepada kita untuk memastikan bahwa para pekerja yang terkena PHK bisa mengambil JHT-nya,” ujar Hanif usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Hanif menjelaskan bahwa di dalam revisi PP tersebut Untuk mereka yang terkena PHK bisa mencairkan dana JHT satu bulan setelah keluar dari tempatnya bekerja. Sedangkan bagi pekerja aktif yang masih menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sebut Hanif, tetap diberlakukan aturan pencairan sebagian dalam waktu 10 tahun.

“Jadi kalau ada ramai-ramai kemarin 10 tahun itu adalah bagi mereka peserta aktif. Kalau kena PHK, satu bulan kemudian dia bisa ambil JHT-nya, konsekuensinya akan ada revisi terhadap PP ini,” tutur Hanif.

Hanif menambahkan, dengan perintah Presiden Jokowi untuk merevisi PP terkait JHT bagi yang terkena PHK akan membuat kondisi kembali tenang. Sebelumnya, masyarakat hingga pekerja melakukan aksi demonstrasi atas perubahan mekanisme pencairan JHT.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya mengatakan, revisi PP akan dilakukan secepatnya. Namun dia mengakui memang belum semua karyawan yang di-PHK bisa langsung terakomodasi.

“Akan segera ditindaklanjuti. Maka melalui media, kami sampaikan bahwa untuk yang PHK dan mengundurkan diri satu bulan kemudian bisa dicairkan,” kata Elvyn. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.