Kamis, 21 Maret 19

Jokowi Minta Seleksi Proyek Strategis Nasional Diperketat

Jokowi Minta Seleksi Proyek Strategis Nasional Diperketat
* Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas di kantor presiden, Jakarta.

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah mengusulkan 55 proyek dan 1 program baru untuk dimasukkan ke dalam daftar proyek strategis nasional di 14 sektor infrastruktur yang akan dikerjakan di setiap provinsi seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi pun meminta, pertama, proyek strategis nasional yang baru diusulkan bukan semata-mata daftar panjang keinginan dari setiap kementerian atau lembaga tapi betul-betul harus diseleksi dengan ketat dan dihitung dengan baik.

“Karena ini kita tinggal waktu yang sangat pendek saya kira yang baru tidak usah dimunculkan lagi,” ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas dengan topik “Evaluasi Program Strategis Nasional” di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Hal penting juga diingatkan Jokowi agar program strategis nasional yang sudah berjalan ataupun yang baru harus memberikan dampak pada upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, yang mampu mengentaskan kemiskinan, mengurangi ketimpangan antar wilayah, maupun ketimpangan pendapatan.

“Untuk itu harus kita bisa dihitung dampak dari proyek strategis nasional baru bagi penyerapan tenaga kerja maupun nilai tambah yang diciptakan bagi perekonomian daerah,” katanya.

Yang kedua, Jokowi meminta proyek strategis nasional baru juga harus mampu menopang atau mendukung sektor-sektor unggulan yang sedang dikembangkan oleh daerah. Sehingga diharapkan bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian daerah.

“Jadi program strategis nasional itu harus betul-betul terintegrasi dengan pengembangan sektor unggulan yang sedang dikembangkan oleh daerah,” tadasnya.

Terakhir Jokowi terus mendorong keterlibatan swasta atau badan usaha untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur. Untuk itu, ia minta agar skema pembiayaan infrastruktur non pemerintah diatur dengan jelas sehingga mampu menarik investasi swasta dalam proyek-proyek yang dijalankan.

Pemerintah sudah melakukan evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional di 22 provinsi. Dari laporan yang diterima dari 225 proyek dan satu program yang sudah direncanakan terdapat 20 proyek atau 9 persen telah selesai.

Memasuki tahap konstruksi 94 proyek atau 42 persen. 13 proyek atau 5 persen berada pada tahapan transaksi, serta 83 proyek atau 37 persen dalam tahap perencanaan. Sedangkan terdapat 7 persen yang diusulkan untuk dikeluarkan dari daftar proyek strategis nasional.

“Selalu saya tekankan bahwa seluruh proyek strategis nasional yang telah direncanakan harus betul-betul dimonitor, betul-betul diawasi, dan juga dipastikan sejauh mana kemajuan pelaksanaan di lapangan. Apakah sudah dimulai, apakah ada hambatan, harus terus kita ikuti,” imbuh Presiden. (SHS)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.