Selasa, 24 September 19

Jokowi Dapat Penghargaan Organisasi Insinyur dari 10 Negara

Jokowi Dapat Penghargaan Organisasi Insinyur dari 10 Negara
* Chairman AFEO Heru Dewanto menyampaikan paparan dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (9/9/2019). (Foto: Pessy/ON)

Jakarta, Obsessionnews.com – Organisasi insinyur dari 10 negara yang tergabung dalam ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) memberi penghargaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi dinilai telah berjasa, serta berkontribusi besar dalam membangun infrastruktur di Indonesia.

“Penghargaan yang diberikan kepada presiden karena prestasi Indonesia membangun infrastruktur khususnya dalam lima tahun terakhir ini,” ujar Chairman AFEO Heru Dewanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Penghargaan yang diberi nama The AFEO Distinguished Honorary Patron Award itu akan diberikan kepada Presiden Jokowi bersamaan dengan terselenggaranya Konferensi Organisasi Insinyur se-ASEAN ke-37 (CAFEO37) di Jakarta pada 11-14 September 2019 mendatang.

“Bapak Presiden sudah konfirmed akan hadir untuk membuka konferensi dan menerima penghargaan. Tentu ini momen yang berharga bagi kita semua,” kata Heru.

Heru menjelaskan bahwa penghargaan yang akan diterima Presiden Jokowi adalah penghargaan tertinggi AFEO yang diberikan kepada seorang kepala negara yang telah memberikan jasa dan kontribusi luar biasa terhadap profesi insinyur dan bidang keteknikan di negaranya.

“Berkat disahkannya UU Keinsinyuran, kini PII (Persatuan Insinyur Indonesia) sebagai organisasi profesi semakin kuat. Ini kontribusi luar biasa terhadap para insinyur Tanah Air yang bekerja nyata di balik setiap proyek infrastruktur,” ujar Heru yang juga Ketua Umum PII itu.

“Dengan masifnya pembangunan di negeri ini juga membuat kami yakin bahwa Presiden Jokowi sangat layak mendapatkan apresiasi tertinggi ini,” tambah Heru.

Menurut dia, penghargaan ini hanya diberikan kepada 1 orang penerima di setiap perhelatan Konferensi Organisasi Insinyur se-ASEAN yang diselenggarakan setahun sekali.

Penerima adalah tingkat kepala negara dan, atau kepala pemerintahan sebuah negara seperti raja, presiden, atau perdana menteri. PM Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad merupakan penerima penghargaan yang sama di CAFEO36 yang digelar di Singapura tahun 2018 lalu.

Dikatakan CAFEO36 lebih dari sekedar acara seremoni tahunan. Konferensi kali ini juga menjadi etalase kebanggaan yang menampilkan pencapaian pembangunan Indonesia kepada dunia internasional. “Karya-karya terbaik insinyur Indonesia akan ditampilkan di CAFEO37,” papar Heru.

Tahun 2019 menjadi tahun penting bagi insinyur Indonesia. Selain menjadi tuan rumah CAFEO, tahun ini menjadi momentum PII memulai langkah pertama menuju era transformasi keinsinyuran pasca disahkan UU No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dan PP No. 25 Tahun 2019.

Tidak hanya itu, PII juga telah mulai bekerja untuk mencetak insinyur-insinyur baru Tanah Air. Heru mengatakan, profesi insinyur kini tidak lagi menjadi monopoli mereka yang bergelar sarjana teknik. Kini lulusan D4 keteknikan pun bisa menyandang gelar insinyur profesional, bahkan diakui di dunia internasional.

“Insinyur profesional Indonesia sudah disetarakan dengan insinyur di ASEAN dan seluruh negara Asia Pasifik, ini juga berlaku bagi para lulusan vokasi,” tandasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.