Rabu, 17 Juli 19

Jokowi: Bangun Infrastruktur untuk Kembangkan Pariwisata

Jokowi: Bangun Infrastruktur untuk Kembangkan Pariwisata
* Danau Toba. (foto: akun twitter @jokowi)

Jakarta, Obsessionnews.comPublisher ternama Inggris Rough Guides mengungkapkan bahwa Indonesia menduduki peringkat keenam sebagai negara terindah di dunia. Hal itu terbukti dari jajak pendapat yang dilakukan Rough Guides kepada netizen yang berasal dari berbagai negara di dunia.

Rough Guides yang berpusat di London, Inggris, menyusun daftar 20 negeri terindah di dunia dari hasil jajak pendapat pengguna internet secara global dan menempatkan Indonesia pada posisi keenam di bawah Afrika Selatan, Italia, Selandia Baru, Kanada, dan Skotlandia yang berada di urutan pertama.

Peringkat keindahan Indonesia melampaui negara-negara di Benua Asia lainnya. India, misalnya berada di peringkat ke-13 dan Vietnam di peringkat ke-20. Melalui laman www.roughguides.com, penyedia guidebook yang berdiri sejak 1982 itu membuat rekomendasi tentang negeri-negeri indah yang patut dikunjungi.

Tak hanya Rough Guides, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) juga menyebutkan kalau Indonesia masuk daftar negara terindah di dunia. Hal itu disampaikan oleh Jokowi melalui akun Twitternya.

“Indonesia masuk 6 besar negara terindah di dunia, dan 10 besar negara yang wajib dikunjungi. Tapi destinasinya belum siap benar,” tulis Jokowi dalam akun twitter @jokowi, Selasa (12/2/2019).

Untuk itu, pemerintah harus kerja cepat membangun dan mengembangkan tempat-tempat pariwisata. Hal itu dilakukan agar para turis semakin berdatangan ke tempat-tempat pariwisata di Indonesia.

“Karena itu, kita bangun infrastruktur untuk akses dan pengembangan pariwisata. Kita fokus dulu di Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Borobudur,” kicau Jokowi lagi di akun twitternya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengajak wisatawan untuk menemukan keajaiban di Bukit Menoreh, Desa Sedayu, Kecamatan Lowano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Arief melalui akun twitter Kemenpar RI. “Menpar Ajak Wisatawan Temukan “Keajaibandi Bukit Menoreh,” tulis Arief di akun twitter @kementerian_RI, Jumat (15/2).

Sebelumnya, Menpar telah meresmikan Destinasi Digital, Pasar Menoreh di kawasan Bukit Menoreh, Desa Sedayu, Kecamatan Lowano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (14/2).

Arief mengatakan, kawasan wisata Bukit Menoreh menyimpan begitu banyak keajaiban termasuk keindahan alam dan kini dikembangkan sesuatu yang diharapkan menjadi keajaiban baru yakni sebuah destinasi digital.

Pasar Digital Menoreh terletak di titik shelter utara dari pengembangan pariwisata yang saat ini masih terus dalam proses pembangunan sehingga aksesibilitas masih belum sepenuhnya memadai.

Dia menilai, keajaiban di Bukit Menoreh akan semakin bisa dirasakan jika fasilitas pendukung semakin ditingkatkan termasuk dari sisi layanan dan kesiapan masyarakat setempat.
Arief mengakui sampai saat ini masih diperlukannya penguatan kapasitas SDM setempat.

Oleh karena itu, seiring dengan komitmen awal sebelum Badan Otorita Borobudur (BOB) dibentuk, dia meminta ke pihak BOB agar terlebih dahulu membangun masyarakat di sekitar kawasan termasuk wilayah Menoreh.

Untuk diketahui, pariwisata di Indonesia merupakan sektor ekonomi penting di Indonesia. Pada tahun 2009, pariwisata menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah komoditi minyak dan gas bumi serta minyak kelapa sawit.

Kekayaan alam dan budaya merupakan komponen penting dalam pariwisata di Indonesia. Alam Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis, 17.508 pulau yang 6.000 di antaranya tidak dihuni, serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia setelah Kanada dan Uni Eropa. Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar dan berpenduduk terbanyak di dunia. Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di Bunaken, Gunung Rinjani di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatera merupakan contoh tujuan wisata alam di Indonesia.

Tempat-tempat wisata itu didukung dengan warisan budaya yang kaya yang mencerminkan sejarah dan keberagaman etnis Indonesia yang dinamis dengan 719 bahasa daerah yang dituturkan di seluruh kepulauan tersebut. Candi Prambanan dan Borobudur, Toraja, Yogyakarta, Minangkabau, dan Bali merupakan contoh tujuan wisata budaya di Indonesia. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.