Rabu, 20 Oktober 21

JF3 Konsisten Dorong UMKM Bangkit Bersama di Masa Pandemi

JF3 Konsisten Dorong UMKM Bangkit Bersama di Masa Pandemi
* Acara pembukaan Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) di Summarecon Mall Kelapa Gading. (Foto: Istimewa)

Jakarta, obsessionnews.comJakarta Fashion & Food Festival (JF3) kembali digelar dari 23 September hingga 10 Oktober 2021. Menginjak usianya yang ke-17 ini, JF3 masih tetap menunjukkan konsistensinya untuk mendukung industri kreatif berbasis budaya sekaligus turut mendorong agar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat bangkit dan terus maju bersama.

Di JF3 tahun ini, masyarakat juga semakin mudah untuk berbelanja berbagai koleksi produk lokal di Fashion Village, melalui program Virtual Shopping, di mana masyarakat dapat menikmatinya tanpa hambatan jarak, dan tentunya akan menghemat waktu.

Virtual Shopping ini dapat dinikmati melalui Instagram Live yang ditayangkan serentak di akun JFFF, Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, dan Summarecon Mall Bekasi. Berbagai aktivitas digital lainnya juga digelar untuk memeriahkan JF3 tahun ini seperti IG Live, talkshow, tips dan trick style dari para stylist terpilih.

Di penghujung JF3 kali ini, pada 9 Oktober 2021, JF3 berkolaborasi dengan Lakon Indonesia akan menghadirkan presentasi  Gantari, The Final Journey to Java, hasil kerja sama Lakon Indonesia dengan para pengrajin kain di Jawa, artisan, seniman, fesyen desainer dan arsitek yang akan mempresentasikan koleksi terbarunya dipadukan dengan budaya dan tradisi Indonesia yang memiliki nilai sangat tinggi.

Acara ini dapat disaksikan streaming, langsung melalui akun media sosial JF3, Summarecon Mall Kelapa Gading, Summarecon Mall Serpong, Summarecon Mall Bekasi dan Lakon Indonesia.

Chairman JF3, Soegianto Nagaria berharap penyelenggaraan JF3 tahun ini, dapat memberikan kontribusi nyata bagi para UKM di industri kreatif lokal, yang tentunya sangat membutuhkan dukungan agar usaha mereka terus berjalan.

“Seiring dengan dapat beroperasinya kembali pusat perbelanjaan, maka kami pun ingin para pelaku UMKM ini untuk dapat berusaha kembali. Bahkan kami juga berupaya agar mereka dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui program-program yang diselenggarakan berbasis digital,” ujar Soegianto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2021).

Selain itu, melalui presentasi Lakon Indonesia, Gantari, The Final Journey to Java, dia berharap dapat pula memberikan kontribusi bagi para pengrajin dan UMKM di Jawa. “Agar kita dapat bangkit bersama dan terus bertumbuh,” tambah Soegianto.

Di usianya yang ke 17 ini, JF3 terus berkomitmen untuk mendukung industri kreatif lokal berbasis budaya dengan penyelenggaraan event berkualitas. Dalam situasi pandemi ini seluruh event JF3 ini tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Pembatasan jumlah pengunjung dan pengaturan jarak antara peserta pameran diberlakukan dengan ketat, serta tentunya penggunaan aplikasi Peduli Lindungi menjadi syarat utama bagi pengunjung.

Agar kita semua dapat terus beraktivitas dengan aman dan nyaman, sebagai upaya beradaptasi terhadap situasi pandemi yang belum usai,” pungkas Soegianto. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.