Selasa, 24 November 20

Jepang Ciptakan Robot Bisa Kerja Pengganti Manusia

Jepang Ciptakan Robot Bisa Kerja Pengganti Manusia
* Seseorang dapat mengendalikan beberapa robot di sejumlah lokasi. (Foto: BBC)

Jepang telah menciptakan robot yang bisa beres-beres di toko dan diharapkan bisa gantikan kerja manusia.

Di lorong sepi sebuah supermarket kecil di Tokyo, sebuah robot dengan patuh menjalankan tugasnya. Ia merunduk untuk mengambil sebotol minuman yang disukai pelanggan, mengangkatnya dan meletakkannya di rak berpendingin. Ia terus bekerja sementara pelanggan datang dan pergi.

Ia terlihat seperti bekerja secara otonom, tapi itu adalah ilusi. Robot ini tidak bisa berpikir sendiri. Beberapa mil jauhnya, seorang manusia mengendalikan setiap gerakannya dan memantaunya melalui headset virtual reality (VR) yang membuatnya bisa melihat dari mata robot.

Ini adalah karya perusahaan Telexistence Jepang, yang robot Model-T-nya dirancang untuk memungkinkan orang melakukan pekerjaan fisik di supermarket dan lokasi lain dari rumah mereka sendiri.

Dalam hal ini, robot bekerja di toko FamilyMart di Tokyo. Robot ini menangani lebih dari sekadar botol minuman – tapi juga bola-bola nasi, bento dan roti isi.

Model-T adalah “avatar manusia” kata Yuichiro Hikosaka, direktur di Telexistence.

Anda bisa pergi ke mana saja tanpa harus bergerak sendiri,” katanya.

Konsep ini disebut telerobotik atau teleoperation, dan telah didramatisasi dalam film sci-fi distopia seperti Surrogates dan Sleep Dealer.

Robot pembuang bom yang dikendalikan dari jarak jauh telah ada selama beberapa dekade, tetapi perangkat yang dioperasikan dengan tele sekarang dapat melakukan lebih dari sebelumnya – termasuk mengirimkan makanan ke rumah orang-orang di saat pandemi Covid-19.

Hikosaka menunjukkan bahwa Jepang, dengan populasi yang menua, saat ini menghadapi kekurangan tenaga kerja – terutama yang berkaitan dengan pekerjaan berpenghasilan rendah.

Dia berpendapat bahwa masalah itu sebagian dapat diselesaikan dengan mengerahkan ribuan robot di lokasi di mana pekerjaan fisik kadang-kadang perlu dilakukan, dan memungkinkan perusahaan untuk mempekerjakan orang dari jarak jauh untuk mengoperasikan robot.

“Ini mungkin hanya memakan waktu 10 menit,” ia menjelaskan. “Pertama-tama, Anda bekerja di Tokyo, tetapi sepuluh menit kemudian Anda bisa bekerja di Hokkaido.” (Red)

Sumber: BBC Magazine

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.