Kamis, 7 Juli 22

Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Mantapkan Enam Program Prioritas Ini

Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Mantapkan Enam Program Prioritas Ini
* Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja. (Foto: Kapoy/obsessionnews)

Jakarta, obsessionnews.com – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja memaparkan sejumlah program program strategis menyambut Pemilu dan Pemilihan (Pilkada) 2024.

Bagja mengungkapkan, pengawasan pemilu maupun pemilihan akan sangat tergantung dari penetapan tahapan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu disampaikan Bagja dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI bersama Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Rahmat Bagja Terpilih Jadi Ketua Bawaslu Periode 2022-2027

“Kami merasa semakin cepat (penetapan tahapan pemilu lewat Peraturan KPU), semakin baik. Akan tetapi, perlu diperhatikan hal-hal detail potensi permasalahan dalam setiap tahapan,” kata Bagja.

Meski begitu, Bawaslu terus berupaya melakukan sejumlah program kerja yang dapat menunjang pengawasan pemilu secara efektif. Hal ini untuk mempercepat proses penanganan pelanggaran dan proses penyelesaian sengketa.

“Tentu dengan dibarengi pengembangan sistem informasi dan pengembangan online,” tuturnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Lantik Anggota KPU dan Bawaslu Masa Jabatan 2022-2027

Oleh karena itu, Bawaslu sedang memantapkan beberapa program prioritas. Dalam paparannya, Bagja menunjukkan enam program yang digagas, yakni pertama, mempersiapkan aplikasi Sistem Penanganan Pelanggaran pemilu dan Pelaporan (Sigaplapor). Kedua, pengembangan Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS) versi 3.0.

“Termasuk di dalamnya mempersiapkan persidangan online. Alhamdulillah, hal ini sudah dicoba dalam Pemilihan Tahun 2020,” bebernya.

Program strategis ketiga meliputi pengembangan sistem pengawasan secara elektronik, di antaranya Formulir Pengawasan (Form-A) dan Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu).

“Program strategis lainnya seperti pengembangan desa anti-politik uang, pemberdayaan kader pengawas partisipatif, dan tentunya penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP),” jelas sarjana hukum dari Universitas Indonesia ini.

Peraih gelar master hukum dari Utrecht University, Belanda tersebut juga mengungkapkan adanya peralihan pimpinan Bawaslu Provinsi tahun ini.

“Tahun ini diharapkan pengisian Bawaslu Provinsi yang kemudian tahun 2023 untuk Bawaslu Kabupaten/Kota,” sebutnya.

Dalam rapat ini, Bagja didampingi empat Anggota Bawaslu lain, yakni: Totok Hariyono, Puadi, Herwyn Malonda, dan Lolly Suhentiy. Hadir pula mendampingi sejumlah pejabat teras seperti Sekretaris Jenderal Bawaslu Gunawan Suswantoro, Deputi Dukungan Teknis La Bayoni, beserta sejumlah kepala biro dan staf. (Poy)

Related posts

1 Comment

  1. Pingback: Ini Susunan Penanggung Jawab Divisi Bawaslu RI Periode 2022-2027 – Obsession News – UMKM News

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.